Bhayangkara Presisi Menang 3-1 atas Zhaiyk, Lolos Semifinal AVC Men's Champions League 2026
Farhan Halim dan kawan-kawan menang telak 3-1 (25-19, 25-27, 25-19, 25-21).  / @mojisports_

Reporter: Muhammad

blokBojonegoro.com - Laga perdana tim bola voli putra Jakarta Bhayangkara Presisi di AVC Champions League 2026 berhasil dicapai dengan hasil gemilang. Menjamu Zhaiyk VC (Kazakhstan) di GOR Terpadu, Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (13/5/2026) sore, Farhan Halim dan kawan-kawan menang telak 3-1 (25-19, 25-27, 25-19, 25-21). 

Kemenangan tersebut memastikan Bhayangkara Presisi melangkah ke semifinal. Sejak set pertama sampai ke empat, para pemain Bhayangkara Presisi begitu solid dan sulit ditembus.

[Baca Juga: WISATA DAN KULINER DI BOJONEGORO JAWA TIMUR YA D'KONCO CAFE https://www.blokbojonegoro.com/2026/01/19/wisata-kuliner-di-bojonegoro-jawa-timur-ya-dkonco-cafe-saja]

Set pertama Noumory Keita dari Bhayangkara melepaskan spike keras membuat skor 3-1. Keita kembali menambah poin 5-2. Bhayangkara semakin dominan dengan diperkuat Robertlandy Simón Aties. Middle blocker asal Kuba yang juga dijuluki “Simonster” ini dikenal sebagai tembok raksasa yang sulit ditembus.

Kehadiran Simon dianggap vital untuk memberikan stabilitas mental dan pertahanan di depan net. Melengkapi barisan penyerang, nama Noumory Keita (Mali) dan Bardia Saadat (Iran) diprediksi akan mengisi slot pemain asing. Ditambah bintang muda Slovenia, Rok Mozic.

Baca Juga: WANGINEM PARFUME, ELEGAN, MEGAH DAN WANGINYA ABADI https://www.blokbojonegoro.com/2026/04/14/terbaru-wanginem-parfum-elegan-yang-megah-dan-harumnya-abadi]

Setelah unggul dominan, 6-2, Zhaiyk VC perlahan mendekat dan menyamakan kedudukan, 8-8. Zhaiyk mulai bangkit setelah menjauh, 9-8. Kesalahan servis lawan memberi keuntungan Bhayangkara untuk menyamakan kedudukan.

Serangan Farhan Halim membuat Bhayangkara menjauh, 10-9. Namun, kondisi tersebut tidak bertahan lama karena skor imbang lagi, 10-10. Farhan kembali mendonasikan poin leeat service ace. Blok Aties membawa Bhayangkara menjauh, 13-10. Mozic menambah keunggulan Bhayangkara. Farhan menambah keungguan Bhayangkara, 19-14 meski Zhaiyk sering mengajukan challenge.

Setelah melalui reli panjang, Zhaiyk mengejar ketertinggalan, 16-20. Kedua tim selanjutnya bergantian melakukan kesalahan servis. Mozic membawa Bhayangkara memimpin, 22-17. Bhayangkara yang sudah memegang kendali mengunci set pertama dengan skor 25-19.

Zhaiyk bangkit dengan mencetak dua poin beruntun pada awal set pertama. Simon Aties membawa Bhayangkara mendekat, 1-2. Pelatih Bhayangkara, Reidel Toiran meminta time out untuk mengembalikan fokus. Bhayangkara mengejar ketertinggalan, 5-8. Namun, Zhaiyk tampil lebih impresif dan menjauh, 13-8. Bhayangkara berusaha bangkit setelah Simon Aties berhasil membuat service ace dan mendekat, 11-13.

Zhaiyk semakin menjauh meski Bhayangkara berusaha bangkit. Bhayangkara mencetak poin beruntun dan berhasil mendekat, 15-17. Zhaiyk menghentikan rentetan poin Bhayangkara dengan menjauh, 19-15. Zhaiyk semakin mendekati akhir set setelah unggul, 22-19.

Farhan menjaga asa Bhayangkara lewat service ace-nya sehingga Bhayangkara mendekar, 20-22. Reli sengit ditutup dengan serangan Zhaiyk. Bhayangkara menipiskan selisih skor, 22-23 yang membuat Zhaiyk meminta time out. Momen penting didapat Bhayangkara setelah berhasil memblok serangan lawan dan skor menjadi imbang 23-23. Quick attack mengantar Zhaiyk mencetak set point, 24-23. Bhayangkara menyamakan skor sehingga penentuan pemenang set ini melalui deuce. Zhaiyk menyamakan skor set 1-1 setelah memenangi set kedua, 27-25.

Bhayangkara membuka set ketiga dengan mencetak 4 poin beruntun tanpa balas setelah melakukan perubahan posisi pemain. Zhaiyk lalu mengganti setter. Bhayangkara meneruskan dominasi dengan servis untuk menjauh, 15-5 karena terus menghalangi serangab Bhayangkara. Zhaiyk berusaha mengejar ketertinggalan, 7-15.

Bhayangkara menjaga keunggulan lewat blok dan serangannnya sehingga menjauh, 22-15. Zhaiyk mulai mengancam setelah mendekat, 18-23. Attack Keita mengantar Bhayangkara mencetak set point, 24-18. Simon Aties memastika kemenangan Bhayangkara, 25-19.

Situasi kembali berubah pada set ketiga. Zhaiyk mengubah strategi dan menjauh, 11-7. Bhayangkara berusaha mengejar ketertinggalan, 11-15. Bhayangkara mengganti Nizar Julfikar dengan Alfin Daniel Pratama sebagai setter. Bhayangkara perlahan mendekat, 14-16. Namun, Bhayangkara banyak melakukan kesalahan.

Asa dijaga Bhayangkara dengan menipiskan selisih skor, 16-17 hingga mencatat skor imbang, 18-18.Serangan Keita mengantar Bhayangkata menjauh, 19-18 hingga 23-21. Mozic mengantar match point, Bhayangkara, 24-21. Blok Farhan menghentikan Zhaiyk dengan 25-21. [mad]