Skip to main content

Category : Tag: Presiden


DPRD Jawa Timur

Telur Kotor MBG Magetan Disorot DPRD Jatim

Anggota DPRD Jawa Timur, Agus Cahyono, mendesak evaluasi dan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul viralnya temuan telur rebus berlumur kotoran ayam di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Insiden tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu reaksi publik.

DPRD Jawa Timur

DPRD Jatim Soroti Impor Indukan Ayam asal AS

Rencana pemerintah mengimpor 580 ribu indukan ayam (parent stock) dari Amerika Serikat menuai perhatian dari DPRD Jawa Timur. Kebijakan tersebut dinilai perlu dikawal ketat agar benar-benar bertujuan memperkuat sektor pembibitan, bukan justru membebani peternak lokal.

Asosiasi Media Siber Indonesia

AMSI Doring Kesimbangan Perlindungan Industri Media Nasional dan Kepentian Perdagangan Internasional

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyatakan keprihatinan atas klausul dalam perjanjian perdagangan terbaru antara Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Amerika Serikat (AS). Ketentuan tersebut dinilai membatasi wewenang pemerintah Indonesia dalam mewajibkan platform digital asal AS untuk memberikan kompensasi atau lisensi kepada perusahaan pers Indonesia.

GUSDURian Bojonegoro

Haul ke-16 Gus Dur, GUSDURian Bojonegoro Gelar Tasyakuran dan Dialog Lintas Iman

Hujan deras yang mengguyur Kota Bojonegoro, Sabtu malam (14/02/2026), tak mampu menghalangi langkah para pecinta nilai-nilai kemanusiaan. Di Aula FKUB Bojonegoro, para penggerak GUSDURian Bojonegoro tetap berkumpul memperingati Haul ke-16 Abdurrahman Wahid melalui kegiatan “Tasyakuran dan Dialog Lintas Iman”.

Kolom

Di Antara Genteng dan Jaminan Hidup

Pak Darto menatap atap rumahnya yang terbuat dari seng yang mulai berkarat. Matahari menyengat, dan panas seolah menembus seluruh ruang. Di benaknya teringat pidato Presiden Prabowo Subianto beberapa minggu lalu, di mana ia mengenalkan sebuah gagasan baru bernama gentengisasi. Sebuah istilah yang bagi sebagian orang mungkin terdengar sederhana — mengganti atap seng dengan atap genteng — namun bagi banyak warga, gagasan itu sedang mengundang perdebatan dan renungan lebih dalam tentang bagaimana negara mempertimbangkan kesejahteraan rakyatnya.