Skip to main content

Category : Tag: Bangkit


Info Beasiswa

BIB Kemenag 2026, Santri Bisa Kuliah S1-S2 Lebih Singkat

Bersamaan dengan penantian hasil UTBK-SNBT 2026, Kementerian Agama membuka jalur strategis bagi santri melalui program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) skema akselerasi. Skema ini memungkinkan peserta menempuh pendidikan sarjana hingga magister dalam waktu lebih singkat.

Info Beasiswa

Inilah Sasaran dan Syarat Beasiswa Pendidikan Jarak Jauh

Beasiswa PJJ Keagamaan merupakan skema beasiswa yang dirancang secara khusus untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan melalui sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Info Beasiswa

BIB Kemenag 2026, Santri Bisa Tempuh S1–S2 hingga S2–S3 Sekaligus

Kemenag RI membuka Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) jalur gelar akselerasi 2026. Melalui skema ini, santri memungkinkan untuk menempuh pendidikan berjenjang secara terintegrasi dari S1 ke S2 maupun S2 ke S3. Program hasil kolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini ditujukan bagi lulusan pesantren dan alumni pendidikan keagamaan binaan Kemenag, dengan prioritas bagi mereka yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik.

Info DPRD Jawa Timur

Fraksi PKB Minta Dua Perda Strategis Tidak Dicabut

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Provinsi Jawa Timur menanggapi Pendapat Gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pencabutan Beberapa Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur. Fraksi PKB secara umum menyambut baik langkah penyederhanaan regulasi melalui metode omnibus untuk mencabut enam perda sekaligus.

Refleksi Hari Kebangkitan Nasional ke-117: Menyalakan Kembali Spirit Budi Oetomo di Era Digital

Pada suatu pagi 20 Mei, saya membuka ponsel seperti biasa. Notifikasi grup keluarga, WA kerjaan, dan Instagram berseliweran. Tapi satu notifikasi menarik perhatian saya: "Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-117." Seketika saya berhenti scrolling. Bukan karena saya nasionalis garis keras, tapi karena kata “kebangkitan” itu terasa begitu megah dan ironis. Kita sedang hidup di zaman yang sangat “bangun” bangun informasi, bangun teknologi, bangun kreativitas tapi kenapa banyak yang justru tampak tertidur dalam ilusi digital?