Selama Muktamar NU Digelar, 16.100 Santri Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Kemana?
Gerbang utama Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang

Reporter: Muhammad

blokBojonegoro.com - Selama pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung, 27-31 Agustus 2026 di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, secara otomatis akan berdampak pada santri.

Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) Tambakberas, Jombang dijadwalkan akan memulangkan sebagian mulai 21 Agustus hingga 3 September 2026. Selama 13 hari di rumah, santri sekaligus siswa di berbagai tingkat madrasah tersebut tetap akan menjalankan aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring. 

“Santri tetap melakukan pembelajaran daring," kata Ketua Umum YPPBU Tambakberas, Jombang, KH Abdurrozaq Sholeh. 

Seperti diketahui, jumlah ribath di lingkungan pesantren yang berdiri sejak tahun 1825 tersebut terdata telah mencapai 48 lembaga pesantren. Selebihnya terbagi atas lembaga pendidikan formal, dari tingkat Playgroup (PG), sekolah tingkat dasar, sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP), sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA), hingga tingkat perguruan tinggi (PT). 

Di dalamnya termasuk lembaga pendidikan madrasah Ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs) negeri/swasta, madrasah aliyah (MA) negeri/swasta, dan universitas di bawah naungan YPPBU. “Total santri PPBU sampai tingkat perguruan tinggi itu ada 16.100 lebih,” terang Gus Rozaq, panggilan akrab KH Abdurrozaq Sholeh. 

Ditambahkan, kepulangan para santri tak lain karena beberapa madrasah dan ribath yang selama ini ditempati untuk aktivitas pendidikan formal dan pesantren dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan muktamar. 

“Beberapa ribath, pondoknya akan ditempati banom-banom (badan otonom) NU di luar delegasi, karena ada kegiatan yang masih berkaitan dengan Muktamar NU,” tambahnya. [mad]