Skip to main content

Category : Tag: Jawa Timur


Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

Raup Omzet Rp 1 Miliar Lebih, Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Berakhir

Rangkaian acara Closing Ceremony Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 berlangsung meriah pada Sabtu (20/6/2026) sore di Alun-Alun Bojonegoro. Event tahunan yang ketiga kalinya ini sukses menjadi motor penggerak ekonomi kreatif sekaligus panggung pelestarian budaya lokal.

Suku Samin Bojonegoro

Lestarikan Nilai Leluhur Sedulur Sikep, Ngangsu Kawruh Samin Digelar di Margomulyo

Ngangsu Kawruh Samin yang merupakan bagian dari rangkaian 1 Dekade Samin Festival #10 tahun 2026 berlangsung dalam nuansa penuh kebersamaan. Acara yang digelar di halaman Balai Budaya Samin, Dusun Jepang, Desa/Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro Sabtu (20/6/2026) tersebut dihadiri para akademisi dari berbagai kampus.

Munas-Konbes NU

Munas-Konbes NU di Ploso Kediri, PWNU Jatim Siap Sukseskan

Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU di Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, Jatim, rencananya digelar pada 20-23 Juni 2026. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur siap menyukseskan pelaksanaan tersebut.

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

Puluhan Peserta Unjuk Kebolehan Ikuti Lomba Mendongeng Imajinasi di BWBF 2026

Lomba Mendongeng Imajinasi tingkat SD/MI pada Jumat (19/6/2026) menjadi salah satu rangkaian kegiatan Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 yang digelar di Alun-Alun Bojonegoro. Mengusung tema “Kain Istimewa Pemberian Raja”, kegiatan ini diikuti puluhan peserta yang tampil percaya diri membawakan dongeng di hadapan dewan juri.

Pertamina Patra Niaga Santuni 330 Anak Yatim, Disabilitas, dan Dhuafa di Tiga Provinsi

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi manfaat kepada masyarakat melalui program “Pertamina Berkah–Melayani Sepenuh Hati”. Kegiatan sosial tersebut digelar serentak di berbagai unit operasi Pertamina yang tersebar di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (19/6/2026).

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

Ratusan Anak Ikuti Lomba Mewarnai di Hari ke 3 BWBF 2026

Jumat (19/6/2026), wajah-wajah penuh semangat tampak dari para pelajar peserta Lomba Mewarnai dalam rangkaian Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026. Di tangan mereka, pensil warna dan alat gambar bukan sekadar perlengkapan lomba, melainkan media untuk menumpahkan semangat, kreativitas, sekaligus kecintaan terhadap batik khas daerah.

Berita Foto

Pijat Tunanetra di Stand PDKB Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

Banyak produk maupun pelayanan yang ada di Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 di Alun-alun Kota Bojonegoro. Tidak hanya itu, ada pijat refeleksi tunanetra anggota PDKB, Alek, Imron dan Ali. Per 10 menit hanya Rp20.000. Harga terjangkau itu cukup menemani pengunjung yang ingin beristirahat dan bersantai sejenak.

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

Inilah Juara Fashion Show Batik Evening Gown BWBF 2026

Panggung megah di Alun-alun Kota Bojonegoro menghadirkan suasana berbeda pada hari kedua Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026, Kamis (18/6/2026) malam. Ribuan pasang mata terpaku menyaksikan parade Fashion Show Batik Evening Gown yang menjadikan kain tradisional bukan sekadar busana, melainkan karya seni yang hidup dan memukau.

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

Tampilkan Batik Ecoprint, Stand PDKB Diserbu Pembeli di BWBF 2026

Hari ketiga pelaksanaan Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 di Alun-alun Kota Bojonegoro semakin ramai. Event pameran terbesar yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkab Bojonegoro diikuti banyak UMKM dan komunitas pemilik batik. Salah satunya dari Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB). Pada BWBF 2026, PDKB bergabung dengan Dekranasda Bojonegoro, yakni berkolaborasi melalui Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro.

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

Sri Wahyuni Sebut Batik Bojonegoro Tak Hanya Warisan Budaya, Tapi Kekuatan Ekonomi

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, menilai batik Bojonegoro tidak sekadar produk budaya, melainkan representasi identitas daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Menurutnya, setiap motif yang lahir dari tangan para perajin menyimpan cerita tentang sejarah, kekayaan alam, dan karakter masyarakat Bojonegoro.