Bootcamp Kemandirian Ekonomi Pemuda 2026 Kembali Dibuka, Ayo Wirausaha Muda Segera Daftar!
Bootcamp Kemandirian Ekonomi Pemuda Tahun 2026

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro kembali membuka Bootcamp Kemandirian Ekonomi Pemuda Tahun 2026. Program ini menjadi salah satu upaya Pemkab Bojonegoro dalam mendorong lahirnya generasi muda yang mandiri, kreatif, inovatif, dan mampu mengembangkan usaha produktif berbasis potensi daerah.

Mengusung tema "Berdaya Bersama, Mandiri Berkarya", bootcamp ini terbuka secara gratis bagi pemuda berusia 16 hingga 30 tahun yang berdomisili di Kabupaten Bojonegoro. Pendaftaran dibuka mulai 20 Juli hingga 20 Agustus 2026.

[Baca Juga: WISATA DAN KULINER DI BOJONEGORO JAWA TIMUR YA D'KONCO CAFE https://www.blokbojonegoro.com/2026/01/19/wisata-kuliner-di-bojonegoro-jawa-timur-ya-dkonco-cafe-saja] 

Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Flora Agrishinta, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Bojonegoro dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing pemuda melalui pelatihan yang aplikatif sesuai kebutuhan dunia usaha.

"Bootcamp Kemandirian Ekonomi Pemuda bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi pemuda melalui pengembangan usaha yang produktif dan berkelanjutan. Harapannya, para pemuda tidak hanya bergantung pada lapangan kerja formal, tetapi mampu membangun usaha sendiri dan memperkuat perekonomian secara mandiri," jelas Flora.

Menurutnya, kegiatan ini juga dirancang untuk mendorong tumbuhnya wirausaha muda pada sektor-sektor potensial melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi teknis dalam mengelola usaha. Dengan demikian, potensi lokal Bojonegoro dapat dioptimalkan sekaligus meningkatkan partisipasi pemuda dalam kegiatan ekonomi produktif.

Selain peningkatan kapasitas, bootcamp juga menjadi wadah memperkuat jejaring dan kolaborasi antara pemuda dengan organisasi kepemudaan, pelaku usaha, praktisi, serta berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan usaha yang berkelanjutan.

"Kami ingin mencetak pemuda Bojonegoro yang inovatif, kreatif, mandiri, berdaya saing, dan produktif. Mereka diharapkan mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan, menciptakan peluang kerja baru, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," tambah Flora.

Pada Bootcamp Kemandirian Ekonomi Pemuda 2026, peserta dapat memilih satu bidang pelatihan sesuai minat, yakni:

Bidang Pertanian

- Olahan Pangan Pertanian (20 peserta)

- Budidaya Jamur Tiram (20 peserta)

- Pertanian Modern Hidroponik (20 peserta)

Bidang Usaha Jasa

- Digital Marketing dan Affiliator (30 peserta)

- Master of Ceremony (MC) Training (20 peserta)

Bidang Usaha Kerajinan

- Kerajinan Tangan (Handycraft) (40 peserta)

“Bootcamp ini kegiatannya kemitraan organisasi kepemudaan. Tempat bootcamp nya di forum pemuda pelopor omah menyok, P4S Djoyo tani dan LPK Zahida, selanjutnya di PIB, Ademos dan LPK Opsi visi raya,” ungkapnya.

Adapun persyaratan peserta meliputi berusia 16–30 tahun, berdomisili di Kabupaten Bojonegoro yang dibuktikan dengan KTP, diutamakan telah memiliki usaha yang sedang berjalan, hanya diperbolehkan mendaftar pada satu bidang pelatihan, belum pernah menjadi peserta Bootcamp Kemandirian Ekonomi Pemuda Tahun 2025, serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

“Selain memperoleh pelatihan dari para praktisi, peserta juga akan mendapatkan berbagai fasilitas berupa kaos, tas, notebook, e-sertifikat, layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta kesempatan membangun networking dengan pelaku usaha dan berbagai mitra strategis,” tandasnya. [feb/mu]