Skip to main content

Category : Tag: Pcnu Bojonegoro


MI Plus As-Syahidin Ikuti Ma’arif NU Bojonegoro Competition Bidang Paduan Suara

MI Plus As-Syahidin turut berpartisipasi dalam Ma’arif NU Bojonegoro Competition pada bidang lomba paduan suara yang diselenggarakan oleh LP Ma’arif NU Bojonegoro. Keikutsertaan ini menjadi salah satu bentuk upaya madrasah dalam mengembangkan potensi, kreativitas, serta keberanian siswa untuk berprestasi melalui kegiatan seni dan budaya.

Mutiara Islami

Suami Bijak Hadapi Istri Nusyuz, Menurut Islam!

Dalam kehidupan rumah tangga, perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah. Namun, adakalanya konflik memuncak hingga memicu tindakan nusyuz, yaitu sikap pembangkangan atau tidak terpenuhinya kewajiban istri terhadap suami tanpa alasan yang dibenarkan oleh syariat.

Mutiara Islami

Istri Tak Mau Buatkan Kopi Suami, Apakah Termasuk Nusyus?

Keharmonisan rumah tangga adalah dambaan setiap suami dan istri. Namun pada faktanya, dalam mengarungi  bahtera, problematika pasti akan selalu ada. Perselisihan pendapat dan pertengkaran hampir dipastikan terjadi antara suami dan istri. Untuk meredamnya, diperlukan komitmen bersama, sikap saling mengerti, saling percaya, saling menghormati, serta memahami hak dan kewajiban masing-masing.

Mutiara Islami

Ingat..! Selesai Muktamar NU, Jangan Sampai Nusyuz

Dalam kehidupan rumah tangga tidak selalu berjalan ideal. Terkadang muncul konflik, pembangkangan, pengabaian kewajiban, atau tindakan yang merusak keharmonisan. Dalam fikih, ketidaktaatan istri kepada suami ini disebut nusyuz. Pun juga demikian dalam berorganisasi, termasuk dalam ber Nahdlatul Ulama (NU). Sebab secara sederhana diantara rumah tangga dan organisasi ada kesamaan, yaitu ada imam (pemimpin) dan juga ada rakyat. Dalam hal rumah tangga suami adalah pemimpin dan berorganisasi Rais Amm dan Ketua umum adalah pemimpin jam'iyah Nahdlatul Ulama'.

Muktamar NU ke 35 Tambakberas

Anggota DPRD Jatim Budiono Apresiasi Muktamar ke-35 NU yang Berdampak ke Ekonomi Warga dan Kondusif

Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke 35 yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, resmi ditutup dengan sukses besar. Muktamar tersebut memilih KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum PBNU dan KH Miftachul Akhyar (Kiai Miftah) sebagai Rais Aam PBNU. Keduanya mengemban amanah dengan Masa Khidmah 2026–2031.

Muktamar NU ke 35 Tambakberas

Terima KARTANU Seumur Hidup, Presiden Prabowo: Saya Bahagia, Terima Kasih NU

Disela-sela prosesi penutupan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke 35 di Halaman Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Said di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan kebahagiaannya setelah menerima Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (KARTANU).

Muktamar NU ke 35 Tambakberas

Inilah Tim Formatur untuk Susun Kepengurusan PBNU 2026-2031

Setelah KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU terpilih dalam Muktamar Ke-35 NU di Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Said, Kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Senin (31/8/2026), Tim Formatur untuk menyusun kepengurusan PBNU masa khidmah 2026–2031 mulai dibentuk.