Sejumlah Harga Bahan Pokok di Bojonegoro Naik Jelang Nataru

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Sejumlah harga bahan pokok di Kabupaten Bojonegoro terpantau mengalami kenaikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Komoditi yang mengalami kenaikan diantaranya cabai dan bawang merah.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, kenaikan tersebut terjadi di Pasar Wisata Bojonegoro dan Pasar Kota Bojonegoro.

Komoditas yang mengalami lonjakan paling signifikan adalah kelompok cabai. Harga cabai keriting melonjak dari Rp47.500 menjadi Rp70.000 per kilogram atau naik 47 persen. Cabai rawit naik cukup tajam dari Rp70.000 menjadi Rp92.500 per kilogram (naik 32 persen), sementara cabai merah biasa naik dari Rp45.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.

Selain cabai, harga bawang merah juga mengalami kenaikan dari Rp43.500 menjadi Rp49.000 per kilogram atau naik 13 persen. Kenaikan juga terjadi pada daging ayam broiler yang naik dari Rp35.500 menjadi Rp38.000 per kilogram (naik 7 persen) serta telur ayam ras yang naik dari Rp28.500 menjadi Rp29.250 per kilogram.

Komoditas lain yang turut mengalami kenaikan antara lain gula pasir dalam negeri yang naik 2 persen menjadi Rp16.500 per kilogram, beras medium naik menjadi Rp13.000 per kilogram, serta tepung terigu yang naik menjadi Rp11.000 per kilogram.

Meski begitu, tidak semua bahan pangan mengalami kenaikan. Beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga, seperti tomat yang turun hingga 42 persen menjadi Rp7.500 per kilogram serta telur ayam kampung yang turun menjadi Rp45.000 per kilogram.

Kenaikan harga ini diduga dipicu meningkatnya permintaan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, serta faktor cuaca yang mempengaruhi hasil panen dan distribusi bahan pangan. [riz/mad]