Kolom
Melahirkan Ketuhanan di Ruang Nyata
1 Juni, kita peringati sebagai hari lahir Pancasila. Yang namanya kelahiran, tentu ada sesuatu yang dilahirkan. Jika secara etimologis “Panca” yang artinya lima, dan “Sila” berarti berarti asas, artinya lima asas mulai dari Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, sudah seharusnya dilahirkan kembali di ruang nyata. Tidak kemudian berhenti pada gelar upacara seremonial, atau sekadar ucapan flyer belaka.