Pupuk di Distributor Aman
Ketersediaan pupuk bersubsidi di sejumlah daerah sempat dikeluhkan oleh para petani, lantaran sulit didapatkan. Padahal pupuk menjadi kebutuhan pokok bagi para petani, terlebih pada saat musim tanam.
Ketersediaan pupuk bersubsidi di sejumlah daerah sempat dikeluhkan oleh para petani, lantaran sulit didapatkan. Padahal pupuk menjadi kebutuhan pokok bagi para petani, terlebih pada saat musim tanam.
Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro menyatakan alokasi pupuk subsidi untuk sektor pertanian ketika memasuki masa tanam Januari hingga Februari tahun 2020 diklaim berpotensi aman.
Pada masa tanam awal tahun ini, Pemerintah Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, melakukan koordinasi dengan distributor pupuk, agen kios , Koordinator Penyuluh Pertanian dan PPL, dengan melakukan pertemuan di rumah Priyadi, salah satu kios penyalur pupuk bersudsidi Desa Guyangan, Kecamatan Trucuk, Sabtu (1/2/2020).
Sapi sebagai salah satu penghasil daging dan susu tentu juga menghasilkan kotoran ternak yang dapat dimanfaatkan menjadi biogas maupun pupuk kompos.
Dinas Pertanian mengklaim ketersediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Bojonegoro mencukupi untuk kebututuhan para petani, terlebih lagi jelang masa tanam pada musim hujan nanti. Ketersediaan pupuk bersubsidi, dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan petani yang bakal masuk masa tanam.
Penyaluran berbagai jenis pupuk bagi para petani masih terbilang cukup. Bahkan penyaluran pupuk hingga akhir bulan Mei 2019 masih terserap sekitar kurang lebih 25 persen dari kuota pupuk bersubsidi yang telah disediakan oleh Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro.
Di musim tanam ke dua, dengan curah hujan yang tidak menentu menjadi sorotan para petani. Khususnya dalam hal memilih bibit padi yang harus sesuai.
Memasuki musim tanam di wilayah Bojonegoro, ketersediaan pupuk sangat diperlukan oleh para petani, pasalnya pupuk merupakan komponen utama untuk kesuburan tanaman.
Sekarang petani Bojonegoro sudah mulai memasuki Musim Hujan (MH) kususnya yang berpengairan tehnis ataupun sawah tadah hujan. Dasarian II bulan Desember kemarin intensitas hujan sudah sering turun dan deras. Bahkan beberapa tempat hari ini (25/12/2018) sudah ada banyak yang tandur. Tetapi sebagian besar sawah masih berproses di pengolahan tanah.
Hujan yang beberapa kali mengguyur wilayah Bojonegoro bisa dipastikan bahwa masa tanam setelah kemarau akan tiba, tentu kebutuhan akan pupuk para petani meningkat.