Musim Nikah, Pengusaha Rias Kebanjiran Job
Setiap usaha, pasti ada waktu-waktu tertentu yang menjadi musim panen. Usaha jasa rias pengantin misalnya, saat ini bisnis jasa di bidang ini menjadi musim panen bagi mereka.
Setiap usaha, pasti ada waktu-waktu tertentu yang menjadi musim panen. Usaha jasa rias pengantin misalnya, saat ini bisnis jasa di bidang ini menjadi musim panen bagi mereka.
Banyaknya angka pernikahan di Kabupaten Bojonegoro, membutuhkan persedian stok buku nikah begitu banyak, sehingga Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, mengajukan tambahan buku nikah untuk tahun 2020 mendatang.
Selama dua hari, mulai Jumat (10/10/2019) hingga Sabtu (11/10/2019), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro menggelar acara di Kampus Ungu STIKes ICsada Bojonegoro.
Persediaan buku nikah di Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Bojonegoro, sempat menipis. Dengan kondisi tersebut, Kemenag meminta tambahan buku nikah ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Jatim.
Dipinang Warga Belanda, Ini Harapan Ibunda
Pria Asal Turki Jemput Kekasihnya, Awal dari Medsos, Pacaran 2 Tahun
Ustadz M. Ridwan Asyfi, putra Moh. Syafi'i resmi melepas masa lajangnya, setelah mempersunting Aula Syabbina, putri dari H. Agus Salim. Akad nikah dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Khoziniyyah, Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (27/8/2019) pukul 07.00 WIB. Sedangkan resepsi, dilaksanakan pada malam hari, pukul 19.30 WIB.
Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, telah mengajukan penambahan buku nikah ke Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Jatim. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi agar kekosongan buku nikah tidak terjadi di Bojonegoro.
Ketersediaan stok buku nikah di beberapa Kantor Urusan Agama (KUA) di Bojonegoro diprediksi tidak sampai akhir tahun 2019, oleh karenanya untuk memenuhi ketersedian stok buku nikah tersebut, KUA yang stoknya menipis telah mengajukan permintaan ke Kemenag Bojonegoro.