BPBD Himbau Masyarakat Waspada Pancaroba
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun Malang menyatakan Kabupaten Bojonegoro mulai memasuki musim pancaroba atau peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun Malang menyatakan Kabupaten Bojonegoro mulai memasuki musim pancaroba atau peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan.
Pada bulan Agustus 2018, seluruh wilayah di Jawa Timur memasuki puncak musim kemarau.
Pantauan BMKG dan beberapa lembaga internasional terhadap kondisi Samudera Pasifik dan Samudera Hindia mengindikasikan bahwa hingga awal April 2018 ini kondisi La Nina kategori lemah sudah berakhir menuju kondisi normalnya pada bulan Mei hingga September 2018 nanti.
Beberapa pekan terakhir, hujan terpantau masih turun meski tidak seintens pertama kali memasuki musim penghujan, meski terkadang mendung menyelimuti langit sejak pagi hari. Hal itu pertanda sudah memasuki pertengahan musim penghujan, dan juga berdampak pada penjualan jas hujan yang mulai turun.
Pegadaian Bojonegoro kini tidak hanya melayani nasabah gadai, tapi juga pinjaman pembiayaan. Menurut Pimpinan Pegadaian Bojonegoro, Yuni Prastiwi, pada musim panen seperti ini tidak ada pengaruh yang berarti bagi Pegadaian.
Menghadapi musim penghujan tahun ini beberapa desa di Kecamatan Sukosewu yang biasanya sering tergenang banjir dipastikan tidak akan tergenang, pasalnya Kanal sungai dibeberapa desa tersebut dilakukan pengerukan.
Warga Dusun di Dibal, Desa Deling, Kecamatan Sekar saat musim hujan rusak parah. Rusaknya jalan karena jalan tertimbun tanah berlumpur.
Beberapa hari belakangan ini hujan dengan intensitas tinggi turun di beberapa wilayah Kabupaten Bojonegoro termasuk Kota yang syarat langganan akan adanya genangan air di beberapa jalan protokol. Tidak hanya itu, beberapa waktu lalu juga di wilayah Bojonegoro selatan banjir bandang menerjang Kecamatan Dander. Naik turunnya debit air Bengawan Solo juga perlu diwaspadai masyarakat yang bermukim di pinggiran bantaran sungai terpanjang di pulau jawa itu.
Pada bulan November 2017 ini, menurut prakiraan cuaca akan terjadi hujan dengan intensitas sedang. Hal itu berdasarkan surat edaran dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Malang. Nomor: KT.304/171/KMLG/X/2017, tentang prakiraan cuaca bulan November, Desember 2017 dan Januari 2018.
Sebagian Masyarakat di Bojonegoro, khusunya di bagian wilayah selatan punya tanda tersendiri saat memastikan datangnya musim hujan. Yaitu dengan fenomena munculnya hewan yang oleh masyarakat setempat dinamai laron.