Bupati Bojonegoro Tetapkan M. Choirul Huda sebagai Dirut Perumda Pangan Mandiri

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono resmi menetapkan M. Choirul Huda sebagai Direktur Utama (Dirut) Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri. Penetapan pimpinan perusahaan umum daerah yang bergerak di sektor pertanian ini menjadi langkah penting setelah proses pengisian jabatan tersebut tertunda hampir dua tahun.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Bojonegoro, Laela Nor Aeny, membenarkan penetapan tersebut. Ia menyampaikan bahwa M. Choirul Huda telah resmi ditetapkan sebagai Dirut Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri. 

"Iya benar. Mas M. Choirul Huda ditetapkan sebagai Dirut Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri," ungkap Aeny, Selasa (17/3/2026) malam. 

Aeny menjelaskan, Surat Keputusan (SK) Bupati Bojonegoro tentang pengangkatan Dirut tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Bojonegoro, Edi Susanto, kepada M. Choirul Huda di Ruang Batik Madrim, Lantai 2 Gedung Pemkab Bojonegoro, Selasa sore. 

Menurutnya, proses pengangkatan telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari penjaringan, seleksi administrasi, wawancara hingga penetapan akhir. "Pengangkatan Dirut Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri sudah sesuai aturan. Mulai dari penjaringan, seleksi administrasi, wawancara hingga penetapan," tegasnya.

Ia mengakui, proses pengisian jabatan ini memang memakan waktu cukup panjang. Namun, setelah tertunda hampir dua tahun, kini jabatan strategis tersebut akhirnya resmi terisi. 

"Hampir dua tahun tertunda, dan Alhamdulillah hari ini sudah ditetapkan," ucapnya.

Pasca penetapan Dirut, Aeny berharap Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri segera menyusun rencana bisnis di bidang pertanian. Sebab, perumda ini dibentuk untuk mendukung ketahanan pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus membantu menjaga stabilitas harga hasil pertanian saat musim panen raya. 

"Karena perumda ini bergerak di sektor pertanian, tentu kedepannya akan melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP Bojonegoro. Juga BUMDes di masing-masing desa sebagai kepanjangan tangan di lapangan," katanya. 

Tak hanya itu, Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri juga disiapkan mendapat penyertaan modal hingga Rp25 miliar untuk mendukung operasional dan pengembangan usaha. Untuk tahap awal, modal yang akan digelontorkan sekitar Rp12,7 miliar, dan akan diberikan secara bertahap. Selain menjalankan bisnis, perumda juga diwajibkan menyetorkan dividen setiap tahun kepada Pemkab Bojonegoro.

"Untuk tahap awal, penyertaan modal yang diberikan sekitar 12,7 miliar rupiah. Ini akan diberikan secara bertahap sampai 25 miliar rupiah untuk memperkuat dan mengembangkan bisnisnya," tandasnya. 

Pengangkatan M. Choirul Huda sebagai Direktur Utama Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri tertuang dalam SK Bupati Bojonegoro Nomor 188/106/KEP/412.013/2026. 

Sementara itu, M. Choirul Huda menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan oleh Pemkab Bojonegoro. Ia juga meminta dukungan dari seluruh pihak agar dapat menjalankan tugas dengan baik demi mewujudkan kesejahteraan petani di Kabupaten Bojonegoro. 

"Kami mohon dukungan dari semua pihak agar bisa mengemban dan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, sehingga cita-cita kita bersama memakmurkan petani Bojonegoro bisa terwujud," tuturnya. 

Dalam waktu dekat, lanjut Choirul Huda, ada dua langkah penting yang akan menjadi fokus Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri, yakni penguatan kemitraan petani (PKP) serta strategi KODDE yang meliputi konsolidasi, optimalisasi, diversifikasi, digitalisasi, dan ekspansi. 

"Melalui strategi ini kami optimis dapat memakmurkan petani membanggakan negeri," pungkasnya. [feb/mad]