Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan distribusi LPG subsidi 3 kilogram di wilayah Bojonegoro tetap berjalan lancar di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
Kepastian itu disampaikan menyusul beredarnya informasi pada Selasa (17/3/2026) malam terkait kelangkaan LPG 3 kilogram di sejumlah titik di Bojonegoro. Dalam laporan yang beredar, masyarakat disebut kesulitan mendapatkan gas subsidi karena stok di pangkalan terbatas, sementara harga di tingkat pengecer disebut mencapai Rp25 ribu per tabung.
Menanggapi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH) langsung melakukan pengecekan lapangan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari percepatan suplai, ketersediaan stok, hingga distribusi di tingkat pangkalan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya memastikan percepatan suplai dan kelancaran distribusi, tetapi juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
"Pertamina secara rutin menyalurkan LPG 3 kilogram sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah. Kami juga melakukan pemantauan distribusi secara berkala untuk memastikan pasokan tetap tersedia bagi masyarakat," ungkapnya.
Sebagai langkah penguatan pengawasan, Pertamina melalui Satuan Tugas (Satgas) Idulfitri menyiagakan lembaga penyalur selama 24 jam. Tim ini bertugas memantau penyaluran LPG hingga ke tingkat pangkalan, sekaligus memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan, termasuk penerapan harga eceran tertinggi (HET).
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan selama Maret 2026, Pertamina juga menyalurkan tambahan pasokan melalui mekanisme fakultatif dan ekstradropping sebesar 8 persen atau setara 90.487 tabung LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Timur. Langkah ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan LPG subsidi tetap stabil di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Pertamina juga kembali mengingatkan bahwa LPG 3 kilogram merupakan energi subsidi yang diperuntukkan bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Karena itu, masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih diimbau menggunakan LPG non-subsidi agar distribusi energi bersubsidi lebih tepat sasaran.
Masyarakat yang ingin mencari lokasi pangkalan terdekat dapat mengakses laman resmi informasi LPG 3 kilogram melalui subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg. Sementara untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published