Lorong 2 Ledokwetan Langganan Banjir
Kelurahan Ledokwetan, Kota Bojonegoro tepatnya di lorong 2 RT 7 RW 1 siang ini kembali tergenang setelah status Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo berada di siaga hijau, Jumat(3/1/2017).
Kelurahan Ledokwetan, Kota Bojonegoro tepatnya di lorong 2 RT 7 RW 1 siang ini kembali tergenang setelah status Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo berada di siaga hijau, Jumat(3/1/2017).
Debit BengawanSolo di Bojonegoro pukul 13.00 WIB dinyatakan berstatus siaga dua banjir atau siaga kuning. Hal itu menyusul meningkatnya permukaan Sungai Bengawan Solo akibat derasnya kiriman air dari hulu sungai akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu dan hilir dalam beberapa hari terakhir.
Operator minyak dan gas (Migas) Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) kembali menggelar lokakarya dan kunjungan lapangan pengelolaan industri hulu minyak dan gas bumi di Indonesia di ruang Andrawina Aston Bojonegoro City Hotel, Selasa (31/1/2017).
Tiga warga Kecamatan Malo harus meringkuk didalam penjara lantaran kedapatan bermain judi dadu disebuah warung Desa Trembes, Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro.
Setelah mendapatkan rekomendasi dari SKK Migas Jabanusa dan Bupati Bojonegoro dalam pengelolaan sumur tua di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) harus memtuhi syarat yang diajukan oleh Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.
Kepala daerah yang tergabung dalam Asosiasi Daerah Penghasil Migas menyambangi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Mereka bertemu untuk mengapresiasi kebijakan Menteri ESDM, Ignasius Jonan, atas terbitnya Peraturan Menteri ESDM nomor 37/2016 tentang hak partisipasi (Participating Interest/PI) sebesar 10%.
Sampai hari ke lima, jenasah Winarto (35) warga Desa Tulungagung RT.09/RW.05, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo belum ditemukan.
Pengoptimalan sumber daya alam minyak dan gas bumi (migas) selalu menyimpan tantangan tersendiri bagi industri hulu migas di Indonesia. Berbagai upaya yang dilakukan agar potensi migas di Indonesia bisa dimanfaatkan secara optimal memerlukan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas dan kompeten.
Bersamaan dengan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), diketahui ada dua komisaris yang memasuki masa purna. Oleh karena itu, kabar banyak kabar berhembus mengenai pergantian dua komisaris tersebut.
Baru 1 tahun menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), Eddy Fritz Dominggus mengundurkan diri. Padahal, ia masih cukup lama mempunyai waktu untuk pimpinan tertinggi di salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro tersebut.