#blokBojonegoroTV
Terjaring Razia, 40 Orang Disidang di Pengadilan
Terjaring Razia, 40 Orang Disidang di Pengadilan
Terjaring Razia, 40 Orang Disidang di Pengadilan
Sidang kedua Gugatan Class Action soal PI (Paticipating Interest) yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro, Selasa (25/08/2020), kembali ditunda oleh Majlis hakim. Sebab, salah satu pihak tergugat yang tidak hadir, yakni dari pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI sehingga sidang tersebut akhirnya ditunda hingga 3 minggu ke depan.
Kasus dugaan tindak pidana pemalsuan surat akta jual beli dan penyerobotan tanah Hotel Bojonegoro masih bergulir. Sebelumnya, Kapolres Bojonegoro menerbitkan surat penghentian penyelidikan dengan alasan belum cukup bukti.
Hari ini, Jumat (29/5/2020) Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro mempunyai Ketua baru. Pengambilan sumpah dan pelantikan sekaligus serah terima jabatan dilaksanakan di Aula Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya.
Berjalan 4 bulan, Pengajuan perceraian di Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro tergolong cukup tinggi, bahkan dari kasus pengajuan cerai itu, sampai bulan April tahun 2020 tercatat ada 928 pasangan suami istri (Pasutri) yang mengajukan diri untuk mengakhiri rumah tangga yang sudah dibinanya.
Video conference (Vicon) adalah sarana efektif komunikasi pimpinan dengan jajaran di daerah. Di Kejaksaan, Vicon baru bisa menghubungkan Kejagung dengan Kejati. Untuk para Kajari, bila ada Vicon harus "ngumpul" di Kejati. Ini jadi kurang efektif. Saatnya diubah. Vicon harus sampai Kejari. Bisakah?
Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro, menjatuhkan pelaku pencabulan anak dibawah umur dengan pidana 6 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan. Tuntutan itu lebih ringan dibandingkan tuntutan sebelumnya yakni 7 tahun dibui denda Rp500 juta subsider 6 bulan.
Pemutaran film dilan membuat warga Bojonegoro antusias. Malam ini film DILAN diputar di alun-alun Bojonegoro. Tampak warga memadati jantung Kota Bojonegoro. Banyak warga memadati stan makanan khas Bojonegoro.
Nonton bareng film "Dilan 1990" memang menyedot antusiasme warga Bojonegoro. Bahkan, bahkan warga yang datang rela duduk didepan layar meski sebagian keadaan lapangan alun-alun dalam keadaan basah dan becek.
Tidak hanya filmnya saja yang menyedot perhatian dari berbagai kalangan masyarakat, ternyata novel Dilan pun juga ramai menjadi incaran.