Pensiun Tenang dan Aman dengan BPJS Kesehatan
Edy Suprapto (64) warga Dusun Sambong Desa/Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro, merupakan ketua PWRI Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro.
Edy Suprapto (64) warga Dusun Sambong Desa/Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro, merupakan ketua PWRI Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro.
Perluasan peserta dan memberikan pelayanan prima merupakan hal yang paling penting yang harus dilakukan BPJS Kesehatan guna mempercepat cakupan kepesertaannya menuju Universal Health Coverage (UHC). BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bojonegoro turut berpartisipasi merambah Mall Pelayanan Publik di Kabupaten Bojonegoro. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memusatkan seluruh Pelayanan ini tidak terkecuali BPJS Kesehatan dipusatkan menjadi satu sebagai upaya memudahkan masyarakat mengurus berbagai perizinan dan urusan lainnya.
Dalam rangka mengevaluasi kinerja Kader JKN, khususnya dalam hal upaya mengumpulkan iuran, BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro mengundang puluhan Kader JKN untuk duduk bersama, Selasa (04/12/2018). Bertempat di ruang rapat Kantor BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melahirkan terobosan baru berupa program sistem rujukan online. Ini menjawab permasalahan saat pasien yang dalam keadaan darurat dan ribet mengurus surat rujukan. Hal ini termasuk penyesuaian yang terus dibenahi untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Memasuki masa uji coba ketiga ini, banyak komentar positif yang mendukung adanya program rujukan online.
Untuk memastikan pendistribusian Kartu Indonesia Sehat (KIS) telah diterima oleh peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang berhak, BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro melakukan spotcheck KIS ke pelosok desa di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jumat (02/11/2018).
Belakangan ini BPJS Kesehatan menerima sejumlah pertanyaan sehubungan dengan beredarnya informasi di jejaring dan media sosial bahwa pasien tidak dapat memilih rumah sakit yang dituju karena telah ditentukan oleh aplikasi BPJS Kesehatan, menanggapi tersebut BPJS Kesehatan pun memastikan bahwa sistem rujukan online sama sekali tak mengurangi manfaat yang diterima oleh peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN- KIS).
Untuk memastikan tersebarnya informasi mengenai Program JKN-KIS sudah sampai ke seluruh elemen masyarakat dan juga guna memperluas kepesertaan JKN-KIS, BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Jawa Timur bersama BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro bersama–sama bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Langitan di Kabupaten Tuban, Selasa (02/10/2018).
Sudah hampir lima tahun Program Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini berjalan. Berbagai inovasi diluncurkan untuk semakin meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat.
Tingkat kepesertaan Masyarakat Kabupaten Bojonegoro dalam layananan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, masih belum maksimal. Berdasarkan catatan resmi, terdapat sekitar 551.998 warga Kota Ledre yang belum terdaftar mengikuti asuransi BPJS Kesehatan.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, terus melakukan validasi data terkait integrasinya masyarakat miskin Bojonegoro, yang belum tercover ke Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS). Namun pada tahun 2018 ini Dinkes Bojonegoro menargetkan total masyarakat miskin yang terintegrasi dengan BPJS sebanyak 18.157 jiwa.