Jombang Influencer Camp 2026: Ajak Konten Kreator se-Jawa Timur Jelajahi Potensi Wisata dan UMKM Jombang
Suasana Jombang Influencer Camp (JIC) 2026 begitu meriah

Kontributor: Sika Khairunnisa'

blokBojonegoro.com – Upaya memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Jombang kepada masyarakat yang lebih luas dilakukan melalui kegiatan Jombang Influencer Camp (JIC) 2026. Berlangsung selama dua hari, pada 17–18 Oktober 2026, kegiatan ini mengajak konten kreator dari berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk dari blokBojonegoro.com, untuk mengenal lebih dekat destinasi wisata, produk UMKM, serta kekayaan budaya Kabupaten Jombang.

Bekerja sama dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang, kegiatan ini menghadirkan rangkaian aktivitas yang memadukan pengalaman berkendara bersama Yamaha, kunjungan ke sentra UMKM, eksplorasi wisata alam, hingga menyaksikan festival budaya. Selama kegiatan berlangsung, para peserta menginap di Hotel Azana Jombang.

Hari Pertama: Riding Bersama Yamaha dan Kunjungi Sentra UMKM

Rangkaian kegiatan pada Sabtu (17/10/2026) diawali dengan registrasi peserta di Hotel Azana Jombang, dilanjutkan dengan briefing mengenai agenda selama dua hari. Selanjutnya, para peserta mengikuti riding bersama menggunakan sepeda motor Yamaha Fazzio dan Yamaha Grand Filano menuju Pendopo Kabupaten Jombang. Meski cuaca cukup terik, antusiasme peserta tetap tinggi selama perjalanan.

Setelah berfoto bersama, rombongan melanjutkan perjalanan ke Dekranasda Jombang untuk melihat beragam produk UMKM lokal. Berbagai produk dipamerkan, mulai dari makanan ringan, kopi, kain batik, sepatu, hingga produk kreatif lainnya.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi para konten kreator untuk mengenal hasil karya pelaku UMKM sekaligus melihat potensi produk lokal yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat melalui media sosial.

Dalam agenda pertemuan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Jombang, Nur Eva Mailia, S.STP., MMI, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk berkunjung ke Jombang.

Peningkatan kunjungan wisata diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal, khususnya para pelaku UMKM. Kolaborasi dengan konten kreator juga diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi pariwisata Jombang.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Drs. Purwanto, MKP, menyampaikan apresiasi kepada para konten kreator yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu memperkenalkan potensi wisata dan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas, sehingga mampu mendukung perkembangan pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Mengenal Sentra Kerajinan Cor Kuningan

Perjalanan hari pertama berlanjut ke Dusun Sanan, Desa Mojotresno, yang dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan cor kuningan di Jombang. Para peserta mengunjungi KUD Ganesha untuk menyaksikan secara langsung proses pembuatan kerajinan kuningan, mulai dari penyetelan agar produk berdiri tegak dan seimbang hingga tahap finishing.

Peserta juga berkesempatan mencoba proses finishing dengan mengelap hasil kerajinan bersama para pekerja agar permukaannya lebih bersih dan mengkilap. Usaha kerajinan ini turut melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja. Menariknya, produk yang dihasilkan tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, tetapi juga telah menembus pasar ekspor.

Kunjungan tersebut memberikan gambaran mengenai potensi industri kreatif lokal yang mampu membuka peluang ekonomi sekaligus memperkenalkan produk khas Jombang ke pasar yang lebih luas.

Saksikan Ringin Contong Carnival 2026

Pada malam harinya, para peserta menghadiri Ringin Contong Carnival 2026 yang turut dihadiri Bupati Jombang H. Warsubi, S.H., M.Si, beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam sambutannya, Bupati Jombang berharap warisan leluhur tetap dihargai, dijaga, dan diteruskan oleh generasi berikutnya.

Ringin Contong Carnival menghadirkan berbagai karya desainer asal Jombang serta kreativitas para siswa sekolah. Ajang ini menjadi ruang bagi talenta muda untuk menunjukkan kemampuan dan karya terbaik mereka.

Bupati Jombang juga berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang menjadi wadah pertumbuhan ekonomi kreatif dan berpeluang masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN). Melalui kegiatan ini, penguatan kebudayaan dan promosi pariwisata diharapkan berjalan beriringan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hari Kedua: Jelajahi Keindahan Alam Wonosalam dengan Jeep

Pada Minggu (18/10/2026), keseruan Jombang Influencer Camp berlanjut dengan menjelajahi kawasan Wonosalam menggunakan Jeep bersama Jeep Adventure Wonosalam. Sepanjang perjalanan, peserta disuguhi pemandangan hamparan perkebunan kopi yang membentang luas. Tak hanya kopi, kawasan ini juga memiliki beragam perkebunan lain, seperti kakao, durian, petai, alpukat, hingga pala.

Keberagaman hasil perkebunan tersebut menjadi gambaran potensi pertanian Wonosalam yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Kopi menjadi salah satu komoditas yang menarik perhatian. Hasil perkebunan kopi dari kawasan ini juga telah dipasarkan hingga pasar ekspor.

Setelah menikmati perjalanan menggunakan Jeep, rombongan berhenti di sentra penjualan hasil perkebunan Wonosalam. Di lokasi tersebut, peserta dapat menemukan berbagai hasil bumi lokal, mulai dari alpukat, petai, hingga durian.

Salah satu pengalaman yang paling dinantikan adalah mencicipi durian khas Wonosalam. Peserta menikmati beragam karakter rasa, mulai dari durian bercita rasa manis dengan sedikit pahit dan berdaging tebal hingga durian manis dengan daging yang lebih tipis.

Antusiasme peserta juga terlihat saat berbelanja berbagai hasil perkebunan untuk dijadikan oleh-oleh bagi keluarga.

Diskusi dan Penutupan Jombang Influencer Camp 2026

Setelah menjelajahi Wonosalam, rangkaian kegiatan berlanjut ke Todaykopi untuk makan siang sekaligus berdiskusi dan berbagi pengalaman selama mengikuti Jombang Influencer Camp 2026.

Suasana semakin meriah dengan pembagian doorprize yang disambut antusias oleh para peserta. Kegiatan kemudian ditutup oleh panitia, dilanjutkan dengan peserta kembali ke Hotel Azana dan berpamitan sebelum mengakhiri rangkaian acara.

Salah satu peserta, Ajeng dari Info Blitar, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan banyak pengalaman dan wawasan baru, khususnya mengenai potensi wisata di Kabupaten Jombang.

"Selama mengikuti Jombang Influencer Camp selama dua hari ini, saya merasa mendapatkan banyak insight, terutama dari sesama konten kreator yang berkegiatan di media sosial. Selain itu, wawasan saya tentang wisata Jombang juga bertambah melalui pengalaman yang seru. Harapannya, kegiatan seperti ini tetap diadakan ke depannya dengan jumlah peserta yang jauh lebih banyak," ungkap Ajeng.

Kenalkan Wisata Jombang kepada Masyarakat Jawa Timur

Jombang Influencer Camp 2026 menjadi salah satu upaya mempertemukan konten kreator dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk mengenal lebih dekat potensi wisata Kabupaten Jombang.

Melalui pengalaman langsung mengunjungi sentra UMKM, menyaksikan proses produksi kerajinan, menghadiri festival budaya, hingga menjelajahi perkebunan Wonosalam, para peserta memperoleh pengalaman yang dapat dibagikan melalui konten kreatif di media sosial.

Dengan jangkauan audiens yang beragam, para konten kreator diharapkan mampu membantu memperkenalkan destinasi wisata dan potensi lokal Jombang kepada masyarakat Jawa Timur secara lebih luas.

Kolaborasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk berkunjung, mengenal produk UMKM, serta menikmati kekayaan alam dan budaya Kabupaten Jombang.

Melalui Jombang Influencer Camp 2026, promosi pariwisata tidak hanya berfokus pada pengenalan destinasi, tetapi juga membuka peluang bagi produk lokal dan pelaku usaha untuk semakin dikenal masyarakat.

Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan konten kreator, potensi wisata Jombang diharapkan semakin dikenal luas serta mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat. [sik/mad]