Ririn Guru PPPK Dilantik Jadi Kepala Sekolah, Siap Berikan Kontribusi Terbaik bagi Pendidikan Bojonegoro
Ririn Widiastutik, Guru PPPK yang dilantik jadi Kepala Sekolah asal tempatnya mengajar (Foto: Istimewa)

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Gelombang mutasi dan pengambilan sumpah jabatan pegawai fungsional kembali berlangsung di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Sebanyak 504 pejabat fungsional dari berbagai perangkat daerah dilantik dalam kegiatan yang digelar di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Kamis (20/8/2024) siang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 155 orang mendapat tugas sebagai kepala sekolah. Rinciannya, 152 orang berstatus PNS dan tiga lainnya merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Salah satu guru PPPK yang mendapat amanah sebagai kepala sekolah adalah Ririn Widiastutik, guru SDN Ngulanan I, Kecamatan Dander. Menariknya, Ririn dilantik menjadi kepala sekolah di lembaga pendidikan tempatnya selama ini mengajar.

Ririn yang juga merupakan salah satu Koordinator Guru PPPK Kabupaten Bojonegoro mengaku bangga sekaligus bersyukur atas kepercayaan tersebut. Ia berharap kesempatan ini dapat menjadi ruang untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi kemajuan pendidikan di Bojonegoro.

Menurutnya, pengalaman selama puluhan tahun sebagai guru honorer menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas barunya. Selain itu, ia juga telah mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi, termasuk program Guru Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan serta pendidikan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS).

"Guru PPPK juga ingin memberikan kontribusi terbaik bagi pendidikan di Bojonegoro. Kami membawa pengalaman sebagai guru dan ilmu yang sudah kami dapatkan melalui berbagai pelatihan untuk bisa diterapkan dalam menjalankan tugas," ungkap Ririn.

Ia menilai pengalaman dan pengetahuan tersebut harus segera diwujudkan dalam bentuk inovasi dan kerja nyata di sekolah. Dengan demikian, keberadaan guru PPPK tidak hanya berkontribusi dalam proses pembelajaran, tetapi juga dapat ikut mendorong peningkatan kualitas pengelolaan pendidikan.

Ririn juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro yang telah memberikan kepercayaan kepada guru PPPK untuk menduduki jabatan kepala sekolah.

"Terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro yang telah memberikan kepercayaan kepada guru PPPK untuk menjadi kepala sekolah. Kami berharap perhatian dan kesempatan seperti ini terus diberikan kepada guru-guru PPPK," tuturnya.

Menurut Ririn, kesempatan tersebut diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi guru PPPK untuk mengembangkan inovasi dan kreativitas dalam bidang pendidikan.

Ia berharap berbagai upaya tersebut dapat turut mendukung peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan, membantu menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS), serta berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bojonegoro.

Secara regulasi, guru PPPK dapat dipercaya menduduki jabatan kepala sekolah sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Salah satunya dengan mengikuti dan dinyatakan lulus dalam pendidikan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS).

Pelantikan Ririn bersama dua guru PPPK lainnya menjadi kepala sekolah sekaligus menunjukkan adanya kesempatan bagi tenaga pendidik berstatus PPPK untuk mengambil peran lebih besar dalam pengelolaan satuan pendidikan di Kabupaten Bojonegoro. [feb/mad]