Madrasah Jurnalensa, Cetak Jurnalis NU di Zona Barat Bojonegoro
Pembukaan Madrasah Jurnalensa di Zona Barat

Kontributor: Ayu Rahma Fadila

blokBojonegoro.com - PC Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (PC LTN NU) Bojonegoro menggelar Madrasah Jurnalensa 2026 zona barat di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PC LTN NU Bojonegoro meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan NU, khususnya dalam mengolah dan menyampaikan informasi mengenai berbagai kegiatan di tingkat ranting hingga MWCNU.

Ketua Panitia Jurnalensa PC LTN NU Bojonegoro, Choirul Anam, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat melahirkan kader yang mampu mengelola informasi dan berperan sebagai humas di lingkungan masing-masing.

“Ini sebagai kolaan SDM untuk mengolah berita di lingkup masing-masing, mulai ranting hingga MWC. Harapannya, nanti bisa menjadi humas yang menyajikan berita kegiatan maupun informasi lainnya,” ujar Choirul Anam.

Menurut dia, kemampuan mengelola informasi menjadi semakin penting di tengah derasnya arus informasi di masyarakat. Berita yang benar dan positif perlu disampaikan secara konsisten agar tidak kalah oleh informasi yang tidak benar.

Choirul menilai, penyebaran informasi secara masif dapat memengaruhi persepsi masyarakat. Karena itu, publikasi kegiatan positif di lingkungan NU perlu terus digalakkan.

“Karena kebohongan yang masif bisa dianggap menjadi benar. Namun, ketika berita positif terus disampaikan dan digencarkan, kebohongan masif atau informasi negatif itu akan tereliminasi dengan sendirinya,” katanya.

Ia menambahkan, banyak kegiatan positif di lingkungan NU yang belum terpublikasikan secara maksimal. Padahal, kegiatan tersebut memiliki nilai dan manfaat bagi masyarakat.

Choirul mencontohkan keberadaan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) di Kecamatan Kasiman yang telah memiliki puluhan cabang. Menurutnya, keberhasilan dan berbagai kegiatan positif semacam itu perlu diketahui masyarakat melalui pemberitaan yang baik.

“Di NU banyak kegiatan positif. Ketika berita positif digalakkan, berita negatif atau hoaks akan tereliminasi dengan sendirinya,” ujarnya.

Madrasah Jurnalensa zona barat merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di 4 zona (zona timur, tengah, selatan, barat). Kegiatan yang diprakasai oleh PC LTN NU Bojonegoro untuk memperkuat kemampuan jurnalistik dan publikasi kader di tingkat bawah.

Zona barat meliputi enam kecamatan, yakni Kecamatan Kasiman, Kedewan, Ngraho, Margomulyo, Tambakrejo, dan Purwosari. Dengan keikutsertaan peserta sebanyak 18 orang.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami teknik penulisan berita, tetapi juga mampu mengidentifikasi, mengolah, dan menyebarluaskan informasi mengenai berbagai aktivitas organisasi dan masyarakat secara akurat.

Penguatan kemampuan jurnalistik di tingkat ranting dan MWCNU dinilai penting agar berbagai kegiatan positif yang dilakukan warga NU dapat terdokumentasi sekaligus tersampaikan kepada masyarakat secara luas.

Dengan semakin banyaknya kader yang mampu menjalankan fungsi publikasi dan kehumasan, informasi mengenai kegiatan NU di tingkat lokal diharapkan dapat lebih aktif, cepat, dan berimbang. [ayu/mad]