MATAMUDA MAN 2 Bojonegoro Bekali Murid Baru Adaptasi Lingkungan, Akademik, dan Soft Skill
Seremoni pembukaan MATAMUDA MAN 2 Bojonegoro (Foto: Istimewa)

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Sebanyak 361 murid baru MAN 2 Bojonegoro hari ini mulai mengikuti rangkaian Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA). Kegiatan yang berlangsung hingga Jumat, 17 Juli 2026, itu dirancang untuk membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan madrasah, memahami sistem pembelajaran, sekaligus mengenali potensi diri sejak awal.

Humas MAN 2 Bojonegoro, Ali Syafaat, menjelaskan, hari pertama MATAMUDA diawali dengan apel bersama yang juga dihadiri para wali murid. Kehadiran orang tua menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara madrasah dan keluarga dalam mendukung proses pendidikan peserta didik.

Selanjutnya, para murid dikenalkan dengan lingkungan madrasah beserta berbagai sarana dan prasarana penunjang pembelajaran, mulai dari perpustakaan, masjid, laboratorium IPA, laboratorium bahasa, hingga fasilitas lainnya. Dengan pengenalan tersebut, diharapkan siswa lebih cepat beradaptasi dan mengetahui fungsi setiap fasilitas untuk menunjang proses belajar.

Kepala MAN 2 Bojonegoro, H. Abdul Rozaq melalui Ketua Panitia MATAMUDA sekaligus Ketua Panitia Penerimaan Murid Baru, Ahmad Qorib, mengatakan bahwa selain pengenalan lingkungan fisik, peserta juga mendapat materi mengenai kurikulum akademik dan program unggulan madrasah.

"Anak-anak dikenalkan program pengembangan akademik, materi yang akan dipelajari, hingga seperti apa lulusan yang ingin dicetak madrasah. Dari aspek wawasan dan soft skill juga mulai dibangun sejak awal agar mereka memiliki gambaran selama belajar di MAN 2 Bojonegoro," ujarnya kepada blokBojonegoro.com, Senin (13/7/2026).



Ia menjelaskan, materi tersebut penting mengingat latar belakang peserta didik yang beragam, baik berasal dari SMP maupun MTs. Karena itu, MATAMUDA menjadi ruang adaptasi agar seluruh murid dapat mengikuti proses pembelajaran tanpa mengalami culture shock.

Selain itu, peserta juga akan mengikuti tes pemetaan minat dan bakat yang bekerja sama dengan lembaga psikologi. Hasil tes tersebut menjadi dasar bagi madrasah dalam mengenali potensi masing-masing siswa sehingga pembinaan dapat dilakukan lebih terarah.

Rangkaian MATAMUDA juga bakal diisi berbagai kegiatan pengembangan karakter dan wawasan. Pada Kamis mendatang, akan digelar PEMIKAT (Pentas Minat dan Bakat) sebagai ajang bagi murid baru menampilkan kemampuan terbaiknya. Di hari yang sama, peserta juga akan mengikuti sosialisasi studi dan budaya Turki yang menghadirkan tamu dari Turki.

"Harapannya sesuai tema yang kami usung, tercipta murid yang edukatif, ramah, inklusif, inovatif, unggul, dan prestatif," kata Ahmad Qorib.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan MATAMUDA cukup tinggi. Seluruh kuota sebanyak 361 murid baru terpenuhi, bahkan tingkat partisipasi orang tua pada hari pertama sangat besar hingga area parkir madrasah sempat dipadati kendaraan.

Ia menambahkan, selama MATAMUDA peserta juga akan memperoleh materi dari berbagai pihak di luar madrasah, seperti penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba dari Polres serta materi lain yang mendukung pembentukan karakter.

"Kalau anak sudah mengenal lingkungan sekolah dengan baik, mereka akan lebih enjoy belajar. Harapannya tentu menghasilkan lulusan yang unggul, berprestasi, sekaligus memiliki karakter yang kuat dan cinta NKRI," pungkasnya. [feb/mad]