Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Program Madrasah Jurnalensa yang digagas Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Bojonegoro terus meluas. Setelah pelaksanaan di Kecamatan Balen untuk wilayah zona timur pada 18 Juli mendatang, program peningkatan kapasitas jurnalistik bagi warga Nahdlatul Ulama itu akan berlanjut di wilayah selatan dengan Kecamatan Ngasem sebagai tuan rumah, Rabu (8/7/2026).
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Rois Syuriah MWCNU Ngasem, KH. Abdul Kharis Masyhur. Menurutnya, MWCNU Ngasem menyambut baik kehadiran Madrasah Jurnalensa sebagai wadah penguatan literasi dan keterampilan jurnalistik bagi warga NU.
"InsyaAllah kami siap untuk ditempati dan mendukung penuh pelaksanaan Madrasah Jurnalensa di Kecamatan Ngasem," ungkap KH. Abdul Kharis Masyhur.
Ia menilai kemampuan jurnalistik, khususnya menulis, menjadi bekal penting bagi warga Nahdlatul Ulama di tengah perkembangan media digital. Menurutnya, menulis tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi sarana dakwah yang mampu menyebarkan nilai-nilai Islam moderat, memperkuat ukhuwah islamiyah, serta mendokumentasikan berbagai aktivitas keagamaan dan sosial yang dilakukan warga NU.
Lebih lanjut, KH. Abdul Kharis mengingatkan agar setiap karya tulis dilandasi niat untuk berdakwah dan memberi manfaat bagi masyarakat, bukan demi mengejar popularitas.
"Menulis merupakan bagian dari dakwah. Dengan tulisan, kita dapat menyampaikan kebaikan, mempererat ukhuwah islamiyah, dan menyebarkan informasi yang benar. Semua itu dilakukan dengan niat ibadah, bukan karena riya’," tuturnya.
Sementara itu, Ketua PC LTNNU Bojonegoro, Ali Syafa'at, mengapresiasi dukungan yang diberikan MWCNU Ngasem terhadap penyelenggaraan Madrasah Jurnalensa. Ia menilai kolaborasi antara PC LTNNU dan MWCNU menjadi fondasi penting dalam menumbuhkan budaya literasi di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Ali berharap pelaksanaan Madrasah Jurnalensa di zona selatan mampu mencetak kader-kader jurnalistik NU yang memiliki kemampuan menulis, memahami etika jurnalistik, serta mampu menghasilkan konten-konten positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Alhamdulillah, kami bersyukur mendapat sambutan yang sangat baik dari MWCNU Ngasem. Semoga pelaksanaan Madrasah Jurnalensa berjalan lancar dan menjadi ruang belajar bersama bagi kader-kader NU untuk meningkatkan kemampuan literasi, jurnalistik, dan dakwah melalui media," kata Ali Syafa'at.
Madrasah Jurnalensa merupakan program pembinaan jurnalistik yang diselenggarakan PC LTNNU Bojonegoro untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kepenulisan, peliputan, fotografi, hingga pengelolaan media digital. Program tersebut dilaksanakan secara bertahap melalui pembagian wilayah atau zona agar dapat menjangkau peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.
Melalui program ini, PC LTNNU Bojonegoro berharap lahir generasi penulis dan jurnalis NU yang mampu menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menyebarkan dakwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah di era digital. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published