Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal itu dirasakan Mamik Purwati (35), warga Desa Sobontoro, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, yang mengaku sangat terbantu ketika anak pertamanya harus menjalani operasi akibat patah tulang setelah mengalami kecelakaan.
Di tengah kondisi yang penuh kekhawatiran, Mamik merasa lega karena seluruh biaya pengobatan putrinya ditanggung melalui Program JKN. Mulai dari tindakan operasi hingga perawatan pascaoperasi selama kurang lebih satu pekan, seluruh layanan diberikan tanpa kendala sehingga keluarganya dapat fokus pada proses pemulihan sang anak.
“Saya bersyukur menjadi peserta JKN. Biaya pengobatan putri saya dijamin penuh. Tidak hanya biaya operasi, perawatan pasca operasi berupa rawat inap selama kurang lebih satu minggu pun dijamin sepenuhnya,” ungkap Mamik, Minggu (28/6/2026).
Tak hanya soal pembiayaan, Mamik juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan selama menjalani perawatan di rumah sakit. Menurutnya, seluruh pasien mendapatkan pelayanan yang sama tanpa membedakan status kepesertaan JKN.
“Seluruh tim medis memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan penuh empati. Semua dilayani dengan baik dan kami merasa sangat diperhatikan,” tutur Mamik.
Mamik turut meluruskan anggapan yang masih beredar di masyarakat terkait adanya pembatasan hari rawat inap bagi peserta BPJS Kesehatan. Berdasarkan pengalaman yang dialaminya sendiri, menurutnya layanan diberikan sesuai kebutuhan medis pasien.
“Anak saya menjalani rawat inap sampai sembuh. Segala sesuatu yang membutuhkan perawatan medis tetap diberikan sesuai dengan indikasi medis,” ceritanya.
Selain pelayanan medis, Mamik juga merasakan kemudahan dalam mengakses layanan JKN. Menurutnya, keberadaan Petugas Pusat Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) di rumah sakit sangat membantu peserta memperoleh informasi secara jelas. Di sisi lain, aplikasi Mobile JKN juga mempermudah proses pendaftaran melalui fitur antrean online sehingga peserta tidak perlu mengantre lama.
“Layanan JKN sekarang ini sangat memudahkan pesertanya untuk berobat. Apalagi di rumah sakit ada PIPP yang setiap saat membantu kami jika mengalami kendala,” jelasnya.
Sebagai peserta JKN, Mamik berharap kualitas layanan kesehatan terus ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Ia juga menilai sosialisasi mengenai layanan JKN perlu diperluas agar masyarakat memahami hak dan kemudahan yang tersedia.
“Program JKN benar-benar sangat membantu keluarga kami di saat kondisi sulit. Saya sangat bersyukur menjadi pesertanya. Manfaatnya yang sangat besar tidak dapat dipandang sebelah mata. Seluruh biaya pengobatan anak saya dijamin penuh dan pelayanan faskes sangat baik,” pungkasnya. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published