PKM IKIP PGRI Bojonegoro Berdayakan Warga dalam Rangka Geopetroleum Teksas Wonocolo Menuju UNESCO Global Geopark

Pengirim: Puput Suriyah

blokBojonegoro.com - Dalam rangka mendukung upaya Geopetroleum Teksas Wonocolo menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark (UGGp), tim dosen dan mahasiswa dari IKIP PGRI Bojonegoro  melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tajuk "Pelibatan Masyarakat dalam Mendukung Geopetroleum Teksas Wonocolo Menuju UNESCO Global Geopark Recognition Melalui Pendampingan Pengembangan Produk Unggulan & Storynomics Geosite Desa".

Kegiatan ini merupakan bagian dari skema pendanaan Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Tahun Anggaran 2025, melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui skema PMM (Pemberdayaan melalui Mahasiswa) yang dilaksanakan terintegrasi melalui KKM IKIP PGRI Bojonegoro.

Wonocolo, yang dikenal sebagai "Teksas" ala Bojonegoro, merupakan kawasan tambang minyak rakyat yang menyimpan potensi geowisata luar biasa. Selain keunikan sistem eksplorasi tradisionalnya, kawasan ini juga memiliki kekayaan cerita sejarah, budaya, dan kearifan lokal yang belum sepenuhnya dioptimalkan sebagai daya tarik geosite.

Melalui kegiatan ini, tim PKM melakukan serangkaian pendampingan kepada masyarakat lokal di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Fokus utama kegiatan mencakup:

1. Pendampingan Pengembangan Produk Unggulan Desa 

Masyarakat difasilitasi untuk mengembangkan produk-produk lokal seperti kerajinan tangan, kuliner khas, dan olahan berbasis potensi alam sekitar, yang memiliki daya jual tinggi dan mencerminkan identitas geosite Wonocolo.

2. Pelatihan Storynomics dan Narasi Geowisata

Pendampingan diberikan dalam hal membangun narasi kuat berbasis sejarah, budaya, dan geologi lokal (storynomics) yang dapat memperkaya pengalaman wisatawan dan meningkatkan nilai jual wisata berbasis cerita.

3. Digitalisasi & Branding Geosite

Tim juga membantu dalam strategi promosi digital melalui pelatihan konten kreatif, fotografi, media sosial, dan pembuatan profil geosite untuk menunjang aspek visual dalam pengajuan geopark ke UNESCO.

4. Peningkatan Kesiapan Menuju UGGp

Melalui pendekatan kolaboratif antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat, program ini mendukung proses kurasi dan penilaian Wonocolo sebagai bagian dari jaringan geopark global.

Anis Umi Khoiratunnisa’, selaku ketua tim pelaksana menyampaikan harapannya semoga program ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan kapasitas masyarakat, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pengakuan Wonocolo sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark.

"Keterlibatan aktif masyarakat lokal adalah kunci utama keberlanjutan kawasan ini sebagai destinasi geowisata kelas dunia," jelasnya. 

Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, serta komunitas masyarakat setempat. Melalui kolaborasi ini, diharapkan Wonocolo tidak hanya dikenal sebagai kawasan tambang minyak tradisional, tetapi juga sebagai pusat edukasi, pelestarian geologi, dan pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan. [mu]