Waspada..! Bojonegoro Masih Dihantau Hujan Disertai Petir
Sampai akhir Minggu pertama di Bulan Januari 2025, cuaca ektrem masih mengintai Kabupaten Bojonegoro dan wilayah lain di Jawa Timur.
Sampai akhir Minggu pertama di Bulan Januari 2025, cuaca ektrem masih mengintai Kabupaten Bojonegoro dan wilayah lain di Jawa Timur.
Debet air di sungai Bengawan Solo alhamdulillah sejak dinihari sudah menunjukkan tren turun. Walaupun masih Siaga 1 (Hijau), namun hulu sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut menunjukkan penurunan yang signifikan.
Ketika debet air di sungai Bengawan Solo mulai tinggi, masyarakat terkadang ingin melihat penampakannya dari dekat. Tidak jarang, warga santai di pinggir Jembatan Kanor-Rengel (KaRe), walaupun hal itu tidak disarankan karene berbahaya.
Bengawan Solo yang melintasi belasan kecamatan di Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan tren naik. Bahkan, laporan terkini menunjukkan Siaga 1 (Hijau).
Sempat surut cukup tajam, sejak semalam kenaikan debet air Bengawan Solo meningkat sangat cepat. Bahkan, tidak sampai 12 jam, kenaikan sampai 1 meter.
Tanggul Kali Ingas di Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro jebol, sehingga menyebabkan puluhan hektar tanaman padi di kawasan tersebut terendam air, Rabu (18/12/2024) pagi.
Sempat naik cukup signifikan sejak semalam, tepat pukul 15.00 WIB, air di Bengawan Solo tampak mulai turun. Hal itu terlihat dari papan pantau di Kota Bojonegoro yang ada penurunan sekitar 2 centimeter.
Usai menangkap pengedar uang palsu. Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Fahmi Amarullah menghimbau masyarakat agar waspada terhadap peredaran uang palsu, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro mengimbau pada seluruh masyarakat, agar berhati-hati pada propaganda politik yang mengarah ke negatif.
Seiring tidak menentunya cuaca akhir-akhir ini, Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Djuanda dengan impact based forecast (IBF) serta BNPB dengan Inarisk meminta masyarakat waspada. Dari data yang ada pada 4 Desember 2022 kemarin disebutkan sejumlah daerah di Jawa Timur rawan terjadi bencana alam dan banjir.