Selama beberapa panen belakangan ini, petani di Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro gagal mendapatkan hasil terbaik. Bahkan, selama tiga kali musim tanam, biaya yang dikeluarkan tidak kembali.
Berbagai cara dilakukan agar tikus yang selama ini mengancam tanaman padi petani berkurang, Pemerintah Desa (Pemdes) Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro membuat terobosan. Bahkan, jauh-jauh hari disampaikan ada harga untuk 1 tikus yang dibawa petani.
Bintara Masuk Desa (Babinsa) Koramil Balen bersma dengan petani di sebagian wilayah Kecamatan Balen rutin melakukan perburuan tikus di sawah. Sebab saat ini hama tikus tengah menyerang di wilayah setempat.
Hama tikus Di Bojonegoro memang masih menjadi kendala bagi para petani, tidak terkecuali petani yang ada di Kecamatan Sukosewu. Meskipun begitu, pihak Kepala UPT Pertanian Kecamatan Sukosewu terus melakukan berbagai upaya untuk menuntaskan hama tikus yang merusak tanaman padi.
"Banyak orang begitu jijik dan benci pada tikus, tapi perempuan lajang yang tinggal sendirian di rumahnya yang besar itu justru merasa tentram bersahabat dengan tikus-tikus yang mencericit terus tiada henti," sepenggal kutipan puisi dari Joko Pinurbo tersebut dalam kondis saat ini mungkin berbeda halnya dengan apa yang di rasakan masyarakat sekarang ini, khusunya di daerah Kanor, Bojonegoro. Di mana mereka di buat resah dan juga gelisah perihal serangan dari pasukan tikus yang tak henti-hentinya menyerang tanaman para petani yang sudah hampir mendekati masa-masa panen.
Hama tikus masih saja menjadi masalah buat petani saat musim tanam padi, seperti yang dikeluhkan para petani yang ada di Desa Sembung Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.
Para petani di Kecamatan Kapas tepatnya di Desa Tanjungharjo dan Kumpulrejo banyaknya hama tikus yang menyerang lahan persawahan, sehingga banyak petani harus mengeluarkan biaya ekstra pada musim tanam kali ini.
Masa tanam padi di wilayah Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro, terbilang mundur akibat kurangnya air. Padahal tahun sebelumnya bulan November, para petani di Kecamatan Sukosewu sudah masuk masa tanam, selain itu faktor lain adalah adanya hama tikus.
Petani di Kecamatan Balen dibuat resah adanya hama tikus yang merusak tanamannya. Sehingga para petani di Desa Margomulyo, Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, bersama anggota DPRD RI Dapil IX Bojonegoro - Tuban, Wihadi Wiyanto membasi tikus bersama-sama, Selasa (7/11/2017).
Para petani di Desa Sumberejo Kidul Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, dibuat kesal akibat serangan hama tikus yang merusak tanaman padi berumur sekitar 10 hari.