#blokBojonegoroTV
Geger....!!! Kesetrum Jebakan Tikus, Satu Keluarga Meninggal
Kesetrum Jebakan Tikus, Satu Keluarga Meninggal
Kesetrum Jebakan Tikus, Satu Keluarga Meninggal
Nasib nahas dialami satu keluarga di Dusun Prijek, Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro.
Salah satu permasalahan yang sering meresahkan petani adalah hama tikus. Sudah lama tikus menjadi musuh petani yang kerap sukar diantisipasi.
Hama tikus yang menyerang lahan pertanian tentu akan membuat petani resah. Menurut Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, maraknya hama tikus yang menyerang tanaman padi itu karena saat ini burung hantu dan ular populasinya turun.
Wabah serangan hama tikus yang menyerang tanaman padi di Bojonegoro memang sangat dikeluhkan petani. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, guna mengurangi hama pengerat ini mulai dengan membangun rumah burung hantu hingga memberikan umpan obat tikus.
Masing-masing petani di suatu desa punya cara untuk mengendalikan hama tikus di sawah. Ada yang dengan gropyokan sekaligus pemasangan umpan beracun, pendirian rumah burung hantu, pemasangan pagar plastik, dan lain-lain.
Musim hujan sudah di depan mata, petani saatnya segera bercocok tanam. Panen dengan hasil maksimal adalah harapan dan impian para pahlawan pangan itu, sebutan untuk petani. Tetapi kadang semua itu terganggu oleh serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).
Hama tikus memang merugikan petani. Ia menyerang tanaman padi mulai persemaian sampai menjelang panen. Bahkan hasil panen yang sudah disimpan di rumah tidak luput dari seranganya.
Desa Tikusan Kecamatan Kapas Bojonegoro Jawa Timur gelar Grebeg Berkah bersamaan Sedekah Bumi, Rabu (28/8/2019) malam. Acara grebek berkah pertama kali digelar di desa ini, sedangkan untuk Sedekah Bumi setiap tahun diadakan.
Puluhan hektare tanamam jagung di Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, diserang hama tikus. Akibatnya hampir semua petani yang tanam jagung merugi.