Seorang Pria di Temayang Nekat Mencoba Bakar Rumah
Gara- gara berebut harta warisan DN (38), berniat akan membakar rumah Sukaeri (47) di Dusun Pencol, Desa Ngujung, Kecamatan Temayang, Jumat (17/3/2017).
Gara- gara berebut harta warisan DN (38), berniat akan membakar rumah Sukaeri (47) di Dusun Pencol, Desa Ngujung, Kecamatan Temayang, Jumat (17/3/2017).
Hujan yang disertai angin kencang masih sering terjadi, khusunya di wilayah Dander dan sekitarnya, hal tersebut membuat pohon yang berada di sekitaran jalan Dander menuju Bubulan rawan tumbang.
Musim hujan yang diperkirakan masih berjalan beberapa bulan lagi, mengakibatakan warga Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber was - was jika terjadi banjir susulan.
Hujan lebat yang mengguyur Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, kamarin sore, Selasa, (7/3/2017) mengakibatkan banjir. Akibatnya, hektaran sawah warga luluh lantah, serta tanaman yang masih dalam usia tanam rusak. Tanaman tersebut adalah jagung dan padi.
Kerusakan akses jalan yang menghubungkan Dusun Ngglingsem, Desa Soko dengan Kecamatan Temayang sangat memprihatinkan. Apalagi jalan yan rusak yang mencapai beberapa kilometer.
Jalan Raya Bojonegoro-Nganjuk ambles tiga kali, hal tersebut membuat Kepala Kecamatan Temayang, melakukan koordinasi kepada PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, untuk segara mengambil langkah.
Seorang pengambil donatur sebuah panti asuhan diketahui berinisial LY (35), pemuda asal Kecamatan Sugiwaras, nekat mengambil handphone (HP) di rumah salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), Putri Maduningrum yang beralamatkan Desa Papringan RT 01, RW 01, Kecamatan Temayang, Rabu (1/2/2017).
Mempunyai masjid dengan bangunan yang megah dan indah tentu menjadi idaman semua umat islam, apalagi dipadukan dengan ornamen atau hiasan yang membuat mata betah memandang, dengan tujuan agar masyarakat ramai-ramai berjamaah di masjid tersebut untuk menunaikan kewajibannya, yaitu salat lima waktu.
Hujan deras tadi malam menyebabkan banjir bandang di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang. Sedikitya lima rumah rusak dari 170 rumah yang diterjang banjir bandang.
Hidup adalah pengabdian, begitulah prinsip yang dipegang Sukamto, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Temayang. Selama kurang lebih 2 tahun ini, Sukamto mengabdikan dirinya di sekolah yang jauh dari pusat Kota Bojonegoro itu.