Petani Panen, Harga Gabah Turun
Di tengah pandemi Corona para petani padi di beberapa kecamatan telah masuk masa panen. Meski begitu, para petani tersebut mengeluh karena harga gabah terus turun.
Di tengah pandemi Corona para petani padi di beberapa kecamatan telah masuk masa panen. Meski begitu, para petani tersebut mengeluh karena harga gabah terus turun.
Dalam sebulan terakhir dipastikan agenda kegiatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro akan melakukan kunjungan kerja di dalam kabupaten. Seperti halnya memastikan kesiapan bulog memasuki panen raya, dengan adanya pendemi virus corona.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Koramil 0813-22 Kecamatan Trucuk, bersama puluhan petani melaksanakan pendampingan menyemprot tanaman padi di lahan pertanian seluas 15 hektar milik warga Desa Sumberjo Kentong, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (18/3/2020).
Bersama para kelompok tani (Poktan) Sidodadi, Bintara pembina Desa (Babinsa) Sobontoro, Koramil 0813-03 Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, bersama Pelda Imam Su'udi laksanakan pemberantasan hama wereng, dengan menyemprotkan insektisida bufrosida, aploud dan sulticap di atas lahan pertanian seluas 8 hektar.
Hama wereng batang coklat (WBC) harus dikendalikan sejak awal. Bila populasinya sudah tinggi dan varietas padi yang ditanam petani rentan bisa berakibat seperti terbakar atau hopperburn. Wereng coklat juga dapat menularkan virus kerdil rumput dan kerdil hampa. Ini sangat merugikan petani.
Seperti buah lainnya, kelengkeng juga memiliki banyak varian. Salah satunya yang tak kalah populer di Indonesia yakni kelengkeng pingpong atau matalada.
Toko pertanian di Ngambon ramai didatangi warga. Mereka berburu benih dan obat-obatan pertanian untuk digunakan pada masa peralihan masa panen ke masa tanam.
Sebagai negara agraris, Indonesia kaya dengan aneka macam tumbuhan dan tanaman yang sangat menarik untuk dipelajari. Baik cara budidaya, kandungan nutrisi, dan potensi pasarnya.
Hama tikus yang menyerang lahan pertanian tentu akan membuat petani resah. Menurut Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, maraknya hama tikus yang menyerang tanaman padi itu karena saat ini burung hantu dan ular populasinya turun.