Program Sekolah Energi Berdikari (SEB) yang digulirkan Pertamina ikut serta mendukung SMPN 1 Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional tahun 2025.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyerahkan Penghargaan Lingkungan Hidup Tahun 2025 kepada sekolah dan desa berprestasi dalam perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Malowopati, Selasa (16/12/2025).
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyerahkan Penghargaan Lingkungan Hidup Tahun 2025 kepada sekolah dan desa berprestasi dalam perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Malowopati, Selasa (16/12/2025).
Pagi itu ponsel remaja bergetar: notifikasi dari Instagram — “Akun Anda tidak lagi tersedia karena Anda berusia di bawah 16 tahun.” Bagi sebagian orang itu menimbulkan panik: foto, chat, kenangan — menguap sementara. Bagi pembuat kebijakan, itu adalah konsekuensi dari sebuah keputusan besar: menempatkan batas usia 16 tahun sebagai ambang aman untuk memiliki akun di platform media sosial besar. Di dunia nyata, kebijakan seperti ini tidak lahir begitu saja—ia muncul dari perdebatan panjang tentang perkembangan anak, kesehatan mental, privasi, dan tanggung jawab perusahaan teknologi.
Kabupaten Bojonegoro kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Dalam Malam Penganugerahan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025 yang diselenggarakan di Gedung Sasana Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Bojonegoro berhasil memborong tujuh penghargaan sekaligus.
Ada 90 buku teks utama Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab ditetapkan oleh Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan (PBAL2K) Kementerian Agama sebagai buku Layak Terbit.
Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup, memberikan apresiasi kepada satuan pendidikan yang meraih Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional 2025. Ada 971 penerima Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional 2025, termasuk 86 madrasah.
Menteri Agama Nasaruddin Umar membuka Peringatan Hari Disabilitas Internasional dengan menyampaikan bahwa Kemenag tengah menyiapkan sekolah hingga fasilitas publik yang dapat diakses penuh oleh kelompok disabilitas, termasuk sarana pendidikan, transportasi, dan ruang ibadah.
Peringatan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 menjadi momentum penyerahan penghargaan kepada tokoh, pendidik, dan sekolah berprestasi di Kabupaten Bojonegoro. Acara digelar di GOR Utama Bojonegoro dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, organisasi pendidikan, serta perwakilan guru dari berbagai jenjang.
Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan pendidikan agama Islam di wilayahnya masing-masing. Menurut Wamenag dukungan itu sangat penting sekaligus cermin keberpihakan terhadap pendidikan nasional.