Masuk Pekan Kedua, Harga Cabai Turun Drastis
Harga cabai rawit di beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro terus mengalami penurunan harga pada pekan kedua, Selasa (11/1/2022)
Harga cabai rawit di beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro terus mengalami penurunan harga pada pekan kedua, Selasa (11/1/2022)
Harga komoditas pangan saat Natal dan menjelang Tahun Baru 2022 (Nataru) naik signifikan, salah satunya cabai rawit. Bahkan, harha cabai rawit, meroket, per kilogramnya tembus Rp85.000, Senin (27/12/2021).
Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Bojonegoro mencapai Rp 100.000 per kilogram. Seperti yang terpantau di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro, sejak sepekan terakhir terus merangkak.
Cabai rawit kini alami penurunan harga di pasaran. Beberapa hari yang lalu harga cabai rawit di angka Rp 20.000 dalam satu kilogramnya, dan kini menurun menjadi Rp 18.000 dalam satu kilogram.
Harga cabai rawit di pasaran beberapa hari belakangan ada di angka Rp55 ribu satu kilogramnya, kini hargai cabai turun jadi Rp35 ribu.
Harga cabai rawit di pasaran terpantau melonjak beberapa hari ini. Beberapa waktu lalu harga cabai rawit masih di angka Rp50 ribu untuk satu kilogram, kini merangkak naik jadi Rp60 ribu.
Saat Bulan suci Ramadan tiba, masyarakat antusias menyambut bulan penuh berkah ini. Mereka berbondong-bodong datang ke masjid untuk berjemaah Salat Tarawih.
Harga Cabai Masih Pedas Setara Harga Daging Sapi
Cabai rawit menjadi komoditas pasar yang selalu menjadi perbincangan banyak ibu rumah tangga dan para pedagang. Minggu lalu dapur satu ini sering mengalami kenaikan, bahkan hingga kini masih mengalami kenaikan. Harganya yang setiap minggu mengalami kenaikan, tak kunjung mengalami penurunan.
Harga jual eceran cabai rawit merah atau sret di sejumlah Pasar Tradisional yang ada di Kabupaten Bojonegoro meroket, perkilogramnya tembus harga Rp105.000, Kamis (4/3/2021).