Petani yang sedang tanam bawang merah pada musim kemarau ini, harus mewaspadai serangan hama "grandong" yang menyerang tanaman. Pasalnya hama tersebut menyerang tanaman bawang merah sejak usia tanaman berumur satu minggu.
Meski memasuki musim kemarau, petani Bojonegoro tetap menanam bawang merah. Terbukti ada 31 Hektar lahan pertanian milik petani Bojonegoro ditanami bawang merah jenis maunjung dan bauji yang dilakukan pada tahap tanam bawang tahap pertama ini.
Komitmen PT Pertamina EP selaku anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang hulu migas, sekaligus di bawah naungan SKK Migas dalam menambah cadangan migas terus ditingkatkan.
Suwito (56) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro terlihat sumringah. Sebab, pria yang sehari-hari bekerja sebagai seorang petani itu anaknya lulus menjadi Taruna Akpol.
Pada musim kemarau ini, ribuan hektare lahan pertanian yang ada di Kecamatan Sugihwaras didominasi dengan komoditi tanaman jagung dan tembakau. Petani setempat menilai dua komoditi itu lebih cocok dan lebih laku dijual saat masa panen mendatang.
Waktu menunjukan sekitar pukul 12.15 menit, matahari sangat terik. Namun, tak menyurutakan niat seorang petani di Desa Jono, Kecamatan Temayang ini untuk merawat tembakau miliknya.
Bojonegoro lumbung pangan dan energi. Begitulah kalimat yang sempat populer beberapa tahun lalu. Bukan soal slogan saja, Bojonegoro memang punya banyak sawah ladang, angkatan kerja petani dan juga produk pertanian. Mulai dari padi, bawang merah, cabai, tomat hingga tembakau. Soal kesejahteraan petani, ada yang di atas rata-rata dan banyak juga yang masih di bawah garis kemiskinan. Ini bukan sekedar permasalahan kebijakan dan program pemerintah. Namun, juga paradigma berpikir para petani Bojonegoro serta sarana dan prasarana untuk menuju yang lebih baik.
Matahari baru bersinar dari ujung timur perbukitan. Hawa dingin pun masih sangat terasa menusuk tulang. Suara ramai orang di ladang terdengar seperti pasar tumpah.
Plastik warna perak bekilau tampak terbentang di atas gundukan tanah di selatan jalan perbatasan Desa Semanding, Kecamatan Bojonegoro dengan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, cukup menarik mata para pengguna jalan. Karenanya diantara petakan sawah yang sedang musim padi, sekitar 1 (satu) hektar sawah dibuat semacam gundukan dan di tutupi oleh plastik, lalu dilubangi dan di dalamnya ditanami tanaman cabai.