Kompetisi Kelompok Budaya Kerja Provinsi (KBK) Jawa Timur Tahun 2020, Tim KBK Pinarak Asik RSUD Padangan Kabupaten Bojonegoro menorehkan prestasi gemilang. Penyerahan penghargaan diselenggarakan di Singhasari Resort Kota Batu 13 November 2020.
Pandemi Covid-19 yang melanda, memang cukup berpengaruh terhadap semua sektor usaha tidak terkecuali sektor industri konveksi, salah satunya Zahida Painting Art milik Siti Nurhidayah yang berada di Jalan KH Mansyur no 58 Kabupaten Bojonegoro. Setiap harinya, industri konveksi ini mempekerjakan puluhan karyawan yakni 50 orang pegawai, guna memenuhi pesanan dari berbagai daerah baik pesanan Tas, Baju, Dompet hingga pesanan permintaan masker painting berbagai corak, dan saat ini semua karyawan tetap bisa masuk kerja asal mematuhi protokol kesehatan (prokes).
Penambahan pasien sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro pada Selasa (28/10/2020) ada 2 orang. Sedangkan tambahan kasus baru yang dinyatakan positif ada 5 orang.
Saat ini penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia sudah bergerak ke arah yang diharapkan. Dalam beberapa pekan terakhir terjadi perkembangan baik di banyak daerah di Indonesia. Namun Satgas Penanganan COVID-19 berpesan agar kondisi ini tidak membuat cepat berpuas diri.
Berdasarkan hasil monitoring Operasi Yustisi secara nasional kerjasama Kememko Maritim dan Investasi serta Satgas Pusat, ada indikator kunci keberhasilan Jawa Timur menurunkan kasus positif Covid-19.
Sektor pariwisata di Kabupaten Bojonegoro, seharusnya bisa menjadi andalan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) melihat potensi yang dimilikinya. Namun, karena wabah Covid 19 yang melanda, PAD disektor ini kurang maksimal pencapaiannya di tahun 2020 ini, bahkan hingga per tanggal 4 Oktober 2020 perolehanya baru mencapai Rp443 juta lebih (443.879.000).
Polres Bojonegoro melaunching inovasi berbasis aplikasi Information Technology (IT), yakni Robot Bojonegoro Tangguh (BOBOTA) di tengah pandemi Covid-19. Robot Bojonegoro Tangguh atau BOBOTA ini dilaunching bertujuan untuk mendukung tugas-tugas Kepolisian di tengah pandemi Covid-19 ini.
Meskipun di tengah pandemi Covid-19, pengisian perangkat desa tetap harus dilaksanakan. Seperti di Kecamatan Malo, ada 50 peserta mengikuti tes tulis untuk pengisian perangkat desa di 4 desa di kecamatan tersebut.