Suasana Calon Pengantin Bimbingan Kawin di KUA Kanor
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kanor bersama panitia Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Binwin) Angkatan ke-16.
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kanor bersama panitia Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Binwin) Angkatan ke-16.
Mencegah peredaran narkoba pada kalangan muda memang sangat penting, oleh karenanya, wacana tes urine bagi Calon Pengantin (Catin) dirasa sangat tepat. Dengan wacana tersebut, hendaknya pengetahuan tentang bahaya narkoba hendaknya juga harus diajarkan kepada pelajar.
Wacana tes urine bagi calon pengantin (Catin) masih menjadi pro kontra dimasyarakat. Meski begitu, pihak Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro menganggap hal itu penting dijalankan untuk mencegah peredaran Narkoba semakin Terlebih, diedarkan dari suami ke istri atau sebaliknya.
Maraknya pernikahan yang digelar malem songo (malam ke-29 puasa ramadhan) membuka rezeki bagi berbagai kalangan, khususnya para perias pengantin yang kebanjiran job untuk merias pengantin yang menikah di malam songo tersebut.
Pada bulan Sya'ban di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukosewu tercatat ada 16 pasangan yang melangsungkan pernikahan. Keseluruhan mempelai yang mendaftar melangsungkan pernikahan pada bulan April hingga pertengahan bulan Mei 2018.
Devita Putri Elfianto Patut disebut Perias cilik. Sebab, di usia yang baru menginjak 9 tahun ini dirinya telah mampu menguasai metode-metode merias, bahkan sudah sering mengikuti perlombaan di tingkat provinsi.
Guna menjaga dan melestarikan tata rias pengantin khas Kabupaten Bojonegoro dan mengenalkanya kepada masyarakat, Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro menggelar Lomba tata rias pengantin 'Pijung Iras Putri', yang merupakan rias pengantin khas Bojonegoro di Gedung Serbaguna, Senin (23/4/2018).
Program bimbingan bagi calon pengantin yang beberapa waktu lalu sudah mulai dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag), untuk tahun 2018 ini terlihat berjalan di tempat.
Tren menikah di malam songo atau malam ke-29 bulan ramadhan, masih menjadi tradisi bagi masyarakat Bojonegoro. Buktinya, di Kecamatan Dander saja sudah ada 34 pasangan pengantin yang mendaftar.
Forum Komunikasi Mahasiswa Bojonegoro (FKMB), Universitas Negeri Islam Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, melakukan syiar ramadhan, pada (15/6/2017), di Dusun Jeding, Desa Nganti, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro.