Hari Santri Nasional 2025
Inilah Rangkaian Hari Santri Nasional di PCNU Bojonegoro
Rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang digelar PCNU Bojonegoro bersama Banom begitu semarak. Tidak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 18 kegiatan.
Rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang digelar PCNU Bojonegoro bersama Banom begitu semarak. Tidak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 18 kegiatan.
Rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2025, PCNU Bojonegoro menggelar rangkaian acara, salah satunya Khotmil Qur'an bin Nadhor dan Istighosah. Kegiatan berlangsung di kantor PCNU Bojonegoro, Jalan Raya A. Yani, Kota Bojonegoro, Selasa (21/10/2025). Acara berlangsung mulai pagi hingga sore hari.
Komitmen bersama dalam upaya pencegahan kekerasan dan pernikahan usia anak menjadi tanggungjawab bersama. Untuk itu, Pemkab Bojonegoro menggelar penandatanganan komitmen bersama lintas sektor yang melibatkan unsur pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan lembaga Pendidikan. Kegiatan digelar di ruang Angling Dharma Lantai 2 gedung Pemkab Bojonegoro, Selasa (7/10/2025).
Bukan hanya teori, tapi praktik nyata di lapangan. STIKes Rajekwesi Bojonegoro melibatkan kader desa, bidan, hingga psikolog dalam program skrining risiko kehamilan demi lahirnya generasi sehat dan berkualitas.
Lebih dari 1.500 jamaah dari PAC Fatayat NU dan PAC Muslimat NU Kanor, Kabupaten Bojonegoro hadir di acara rutinan dwi bulan di Desa Piyak, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.
Suasana khidmat sekaligus penuh kebersamaan mewarnai halaman Stadion Letjen H. Soedirman, Kota Bojonegoro, Rabu (27/8/2025) siang. Lebih dari 10.000 jamaah memadati lokasi dalam rangka Forum Silaturahim Ikatan Haji Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan rutin Forum Silaturrahim Ikatan Haji Muslimat Nahdlatul Ulama' (IHM NU) se Kabupaten Bojonegoro begitu semarak. Ribuan anggota hadir dari berbagai kecamatan se Bojonegoro.
Saat salat Jumat, kadang ada jemaah yang masih main handphone ketika khatib tengah menyampaikan khutbah. Padahal, kita diperintahkan mendengarkan khutbah Jumat dengan seksama dan penuh perhatian.
Media sosial merupakan salah satu bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia modern. Dengan sadar dan leluasa, seseorang bisa mengunggah berbagai peristiwa yang terjadi dalam hidupnya, mulai dari urusan pribadi, pekerjaan, keluarga, hingga hal-hal yang bersifat remeh temeh. Lalu muncul pertanyaan terkait unggahan di dunia maya yang menjurus pada pamer harta. Bagaimanakah hukum pamer kemewahan di media sosial?
Umat Islam sangat dianjurkan untuk mendirikan shalat tahajud yang dilaksanakan di malam hari. Terkadang muncul pertanyaan, apakah sah melaksanakan shalat tahajud bagi orang yang begadang alias belum tidur sama sekali?