Skip to main content

Category : Tag: Kering


Meski Sudah Hujan, Droping Air Diperpanjang Hingga 22 November

Hujan sudah mulai mengguyur Kabupaten Bojonegoro sejak beberapa hari yang lalu. Namun, kekurangan air bersih masih terjadi di berbagai daerah. Karena itu, Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro terus memberikan droping air bersih di sejumlah desa yang terdampak kekeringan.

Kekeringan Selama 3 Bulan, Desa Ini Baru Dapat Droping Air

Kebahagian warga Desa Pengkol, Kecamatan Sumberrejo tak bisa ditutupi. Pasalnya selama 3 bulan lebih kekeringan akhirnya baru dapat bantuan air bersih. Bantuan air bersih itu diberikan oleh Kasat Narkoba Polres Bojonegoro, Bambang Adi Trenggani pada Selasa (6/11/2018) sebanyak 2 truk tangki.

#bB60Detik

Woww..! Selama Kemarau, Dropping 1,8 Juta Liter Air

18 kecamatan di Bojonegoro terdampak kemarau. 72 desa mengajukan dropping air bersih ke BPBD. Desa di Sumberejo dan Sugihwaras paling butuh air. Rata-rata, tiap desa menerima 5 hingga 6 kali dropping. Satu kali dropping menggunakan truk tangki 5000 liter. Sampai akhir Oktober, ada 371 dropping air bersih. Total selama kemarau, droping air mencapai 1,8 juta liter

Meski Hujan Sudah Turun, 72 Desa Masih Kekeringan

Diprakirakan pada bulan November ini hujan akan turun, dan terbukti beberapa wilayah beberapa kali diguyur hujan. Meski begitu, wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Bojonegoro hingga kini masih terus bertambah.

Sempat Hujan, Kekeringan Masih Terjadi

Meski sempat ada hujan, di beberapa daerah di Bojonegoro masih mengalami kekeringan. Hal tersebut dikarenakan hujan hanya sekali turun di beberapa daerah Kota Ledre.