Skip to main content

Category : Tag: Kering


Antisipasi Kekeringan, BPBD Anggarkan Rp200 Juta

Musim kemarau tahun 2018 ini, dimungkinkan Kabupaten Bojonegoro terjadi kekurangan air bersih. Sehingga Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro sudah mengantisipasi bencana tahunan tersebut dengan menyiapkan air bersih.

Dua Desa di Dander Ini Dulu Langganan Kekeringan

Memasuki musim kemarau tahun 2018 ini, seluruh desa yang ada di Kecamatan Dander terpantau aman tidak kekurangan air bersih, karena saat ini masyarakat sudah terbantu dengan adanya PDAM.

Curah Hujan Rendah, Bojonegoro Siaga Kekeringan

Lebaran Idul Fitri tahun 2018 ini, wilayah Kabupaten Bojonegoro, ditetapkan status siaga darurat kekeringan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro. 

Kemarau, 10 Kecamatan Terancam Kekeringan

Langganan kekeringan di Kabupaten Bojonegoro saat kemarau tak bisa dielakkaan. Tahun 2018, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro memetakan setidaknya ada 10 kecamatan terancam kekeringan.

6 Kecamatan Ini Ada Sebagian Wilayahnya Tanpa Air

10 kecamatan yang dipetakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro terdampak kekeringan pada kemarau 2018 ini, 6 kecamatan diantaranya sebagian wilayahnya dalam kondisi tanpa air (TA).

1.751 Hektar di Dua Kecamatan Padinya Terancam Tak Berisi

Ribuan hektar lahan persawahan di dua kecamatan yakni Kecamatan Sukosewu dan Temayang kualitas padi para petani tidak berisi alias gabuk. Hal itu, dikarenakan padi petani di dua kecamatan tersebut mengalami kekurangan air.

Bulan ini Diperkirakan Kemarau Landa Bojonegoro

Masyarakat di Kabupaten Bojonegoro agar bersiap dilanda kemarau bulan Mei ini. Setelah adanya Surat Edaran dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Malang , Nomor : KT.304/059/KLMG/III/2018 yang diterima Pemkab Bojonegoro, Rabu (16/5/2018).

Saat Kemarau, di Jatim ada 23 Kabupaten Terdampak Kekeringan

Awal kekeringan akan terjadi di 23 kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Timur, Mei hingga bulan Oktober 2018. Untuk itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim terus melakukan percepatan pemetaan terhadap wilayah yang akan terdampak kekeringan.