Skip to main content

Category : Tag: Kal


Komisi A DPRD Jatim Ingatkan Efisiensi APBD, Minta Pemprov Perkuat Fiskal Desa

Komisi A DPRD Jawa Timur menyoroti sejumlah persoalan dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Mulai dari tingginya sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) belanja pegawai, melemahnya kondisi fiskal desa, hingga belum optimalnya implementasi program pencegahan dan pemberantasan narkotika menjadi catatan penting dalam laporan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025.

Tinjau Produk UMKM Binaan EMCL, Arumi: Semangat, Semoga Tambah Laris

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, mengunjungi Anjungan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dalam rangkaian Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro, pada Kamis (18/6/2026) lalu.

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

Sri Wahyuni Sebut Batik Bojonegoro Tak Hanya Warisan Budaya, Tapi Kekuatan Ekonomi

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, menilai batik Bojonegoro tidak sekadar produk budaya, melainkan representasi identitas daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Menurutnya, setiap motif yang lahir dari tangan para perajin menyimpan cerita tentang sejarah, kekayaan alam, dan karakter masyarakat Bojonegoro.

Tanya Jawab Fikih

Nikah Sirri, Hukumnya?

Nikah sirri, merupakan pernikahan yang dilaksanakan sesuai syarat dan rukun agama, namun tidak dicatatkan secara resmi pada Kantor Urusan Agama (KUA). Dalam masyarakat Indonesia, fenomena nikah sirri masih banyak ditemukan dengan berbagai latar belakang, mulai dari faktor ekonomi, keinginan menghindari prosedur administratif yang rumit, hingga alasan pribadi tertentu.

Kolom

Muharram dan Agenda Perubahan Sosial

Pergantian tahun dalam kalender Hijriah kerap berlalu dalam suasana yang sederhana. Tidak ada pesta kembang api, hitung mundur, ataupun perayaan yang meriah sebagaimana pergantian tahun Masehi. Namun, kesederhanaan itu justru menyimpan pesan yang mendalam. Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1448 Hijriah, sesungguhnya mengajak umat Islam untuk berhenti sejenak, menengok perjalanan yang telah dilalui, dan menyiapkan langkah yang lebih baik untuk masa depan.

Tanya Jawab Fikih

Menikah di Bulan Suro: Antara Mitos dan Tuntunan Syariat?

Dalam kalender Hijriyah, bulan Suro adalah bulan Muharram, yaitu bulan pertama dalam tahun Islam. Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram (bulan suci) yang dimuliakan oleh Allah SWT. Bulan haram yang di maksud ayat bulan Dzulqo'dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab. Ayat ini menunjukkan bahwa Muharram adalah bulan yang memiliki kemuliaan di sisi Allah SWT.

PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 17 Juni 2026

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Falakiyah menetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Rabu Kliwon, 17 Juni 2026. Penetapan tersebut dilakukan setelah hasil rukyatul hilal yang digelar di berbagai daerah di Indonesia tidak berhasil melihat hilal pada Senin (15/6/2026).