Haji 2019
Haji Termuda Umur 18 Tahun, Tertua 89 Tahun
Gelombang pertama Calon Jemaah Haji asal Kabupaten Bojonegoro pagi tadi, Rabu (31/7/2019) dikeberangkatan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Gelombang pertama Calon Jemaah Haji asal Kabupaten Bojonegoro pagi tadi, Rabu (31/7/2019) dikeberangkatan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Pada musim haji kali ini, koper bawaan jemaah haji tidak lagi diperbolehkan memakai jaring atau tali sebagai pengaman, hal itu dikarenakan untuk mempermudah pengaturan dan penataan barang jamaah saat berada di bagasi.
ementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro menjelaskan keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) Bojonegoro kelompok terbang (Kloter) 75 ke Tanah Suci akan bergabung dengan CJH asal Kota Surabaya.
Ribuan koper untuk Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Bojonegoro sudah tiba, dan dibagikan melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) masing-masing. Namun masih ada jemaah yang belum kebagian koper.
Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro mencatat ada empat Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Bojonegoro yang meninggal dan telah melunasi Biaya Penyelagaraan Ibadah Haji (BPIH).
Ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) Bojonegoro telah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2019, bahkan CJH yang telah melakukan pelunasan ini mencapai 80 persen dari total yang dijadwalkan berangkat tahun 2019 sebanyak 1.135 jemaah.
Pelayanan terhadap jemaah haji Bojonegoro mendapat apresiasi dari perwakilan anggota DPR RI yang tengah melakukan kunjungan ke Kementrian Agama (Kemenag) Bojonegoro.
Banyaknya barang bawaan dalam koper jemaah haji asal Bojonegoro yang masih tertinggal di Bandara Saudi itu, diduga karena kelebihan beban. Sehingga pihak bandara Saudi harus menurunkan sebagian koper milik jamaah haji agar tidak mengganggu dan membahayakan penerbangan menuju tanah air.
Satlantas Polres Bojonegoro sudah memetakan kerawanan kemacetan saat kepulangan Jemaah Haji Kabupaten Bojonegoro, Senin (10/9/2018). Namun penjemputan jemaah haji di Pendopo Pemkab Bojonegoro tidak ada rekayasa jalur dan hanya menyiapkan kantong parkir.
Seluruh jemaah haji Bojonegoro, hingga kini masih berada di Makkah Al Mukaromah meski seluruh rukun haji telah dilaksanakan semuanya. Walaupun begitu seluruh jemaah tetap menjalankan ibadah dan mengunjungi tempat yang disunnahkan.