Industri Hulu Migas Dapat Kemudahan Pembebasan Lahan
Pemerintah akan mempermudah pembebasan lahan untuk kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (migas). Ini untuk meningkatkan eksplorasi sehingga bisa berdampak pada ketahanan energi.
Pemerintah akan mempermudah pembebasan lahan untuk kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (migas). Ini untuk meningkatkan eksplorasi sehingga bisa berdampak pada ketahanan energi.
Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah menerima kunjungan dari PT. Shou Fung Lastindo di ruang Batik Madrim Gedung Pemkab Bojonegoro (13/12/2018).
Ribuan warga memadati lapangan sepakbola, jalan dan warung-warung di sekitarnya. Ada yang duduk, ada yang berdiri. Hampir tidak ada ruang untuk berjalan. Malam itu, suasana Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menjadi sangat padat, ada perhelatan tahunan yang sedang berlangsung: Festival Banyu Urip 2018.
Dwi Soetjipto telah memiliki program kerja meskipun baru saja dilantik menjadi kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Salah satunya meningkatkan produksi migas.
Era revolusi industri tidak menjadi hambatan atau momok menakutkan, terutama di Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro yang dikenal daerah industri migas. Namun untuk menghadapi revolusi industri, karang taruna Kecamatan Gayam berupaya menyiapkan pemuda kratif.
Menjelang pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019, isu tentang kekayaan sumber daya alam Indonesia, termasuk minyak dan gas (migas) dikuasai pihak asing kembali mengemuka.
Di era digitalisasi ini, Generasi Z atau sering dikenal kaum milenial, akan segera menggeser sebagian pekerjaan yang ada. Sedangkan pekerjaan saat ini, akan berevolusi menjadi tunduk pada perkembangan zaman, saat ini sering didengungkan sebagai Revolusi Indusrti 4.0.
Lokasinya berada di Bojonegoro kota Kelurahan Ledok Kulon RT 04/ rW 03 Penjualan tahu tersebut biasanya dikirim ke berbagai daerah seperti Balenrejo, Sumberejo, Baureno, Babat, Blora dll.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyederhanakan peraturan penggunaan tenaga kerja asing pada kegiatan minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia.
Selama tiga hari Jonegoroan Creative Fair (JCF) digelar oleh Pemkab Bojonegoro dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia di Gedung Ratnaningsih UPT Pengembangan Kreatif, Jalan Veteran Bojonegoro. Sampai hari terakhir kemarin animo masyarakat masih kecil.