Judi Online Sebabkan 978 Pasangan di Bojonegoro Cerai
Maraknya judi online (Judol) di Kabupaten Bojonegoro menyebabkan 978 pasangan mengakhiri hubungannya. Ratusan pasangan itu, melakukan perceraian dalam kurun waktu Januari hingga Oktober 2024.
Maraknya judi online (Judol) di Kabupaten Bojonegoro menyebabkan 978 pasangan mengakhiri hubungannya. Ratusan pasangan itu, melakukan perceraian dalam kurun waktu Januari hingga Oktober 2024.
Sebanyak 218 anak dibawah umur di Kabupaten Bojonegoro ngebet melakukan pernikahan. Rerata mereka beralasan telah terlanjur zina dengan pasangannya sebelum melakukan pernikahan sah.
Kasus perselingkuhan menjadi salah satu penyebab perceraian terbanyak ke tiga di Bojonegoro dalam waktu lima bulan terakhir. Dari total 1.227 perkara perceraian per 31 Mei 2024. Sekitar 186 perkara disebabkan karena kasus perselingkuhan yang berujung pada perceraian.
Angka kasus perceraian di Kabupaten Bojonegoro masih terbilang tinggi tahun demi tahun. Sejak Januari hingga Juni 2024 ini, tercatat di Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro ada 1.227 kasus perceraian di Kota Migas (sebutan lain Bojonegoro).
KAE (16) yang masih di bawah umur, sudah hamil tiga bulan dari hasil hubungannya dengan NA (15). Terlanjur basah karena hamil duluan, kedua orang tuanya sepakat untuk menikahkan mereka berdua agar tidak menjadi bahan gunjingan.
Kasus perceraian di Bojonegoro bukan hanya dialami masyarakat biasa. Tak sedikit sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) menghadapi kasus serupa. Sesuai data dari Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro, tercatat ada 12 pasangan diputuskan gagal membangun rumah tangga. Faktor ketidakpuasan di ranjang tercatat menjadi alasan terbanyak dalam ajuan cerai.
Pasca Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, ratusan warga di Kabupaten Bojonegoro ramai-ramai mendatangi Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bojonegoro untuk mengajukan cerai terhadap pasangannya.
Sloter tentu memahami dampak permainan judi slot online. Selain membuat kantong kering, juga bisa menjadi pemicu rumah tangga hancur. Hal ini terlihat dari fenomena yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya dari 3.169 (tahun 2023-2024) perkara perceraian di kota ini, ada sebagian yang diakibatkan oleh pertengkaran akibat kecanduan judi online.
Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bojonegoro mencatat kasus perceraian selama tahun 2023 sebanyak 2.825. Dari jumlah itu, perkara sudah diputus sebanyak 2.818.
NA (36) digugat cerai istrinya DK (33), yang sudah dinikahi sejak tahun 2009. Gara-gara, ketahuan suka minum-minuman keras dan bermain judi online. <p> Mirisnya uang yang seharusnya ia pakai menafkahi anak dan istri, justru dihabiskan untuk ngeslot. Tak hanya itu saja, rupanya NA (36) juga bersifat tempramental dan sering melakukan KDRT terhadap istrinya.Â