Berita Foto
DLH Bojonegoro Tunggu Hasil Uji Lab Air Bengawan Solo
Sampai saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro terus memantau perkembangan kualitas air Bengawan Solo yang diduga sempat tercemar.
Sampai saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro terus memantau perkembangan kualitas air Bengawan Solo yang diduga sempat tercemar.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro terus memantau perkembangan kualitas air Bengawan Solo yang diduga sempat tercemar. Kini, DLH masih menunggu hasil uji lab yang baru keluar pada 8 Oktober 2025 mendatang.
Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak untuk mengetahui penyebab perubahan warna air Bengawan Solo. Bahkan, tim ke lokasi Bengawan Solo mengambil sampel air untuk dilakukan pengujian laboratorium terakreditasi di Kota Surabaya.
Pencairan oleh Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro dan lain-lain, dihentikan saat malam mulai tiba. Sebab, kondisi Bengawan Solo yang gelap menjadi salah satu faktor utamanya.
Diduga tenggelam di aliran sungai Bengawan Solo, Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro dan lain-lain tengah mencari keberaaan Agiar Fatir Ibrahim (15) warga Desa Jumok RT 11/RW 04 Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, (13/9/2025).
Jika di Pacu Jalur Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, ada penari cilik viral, di balap perahu rangkaian Festival Jazz Bengawan juga tampak penari tua di bagian depan perahu menari.
Festival Jazz Bengawan yang digelar di sempadan Bengawan Solo, turut Kelurahan Ledok Kulon, Kota Bojonegoro, Jumat (15/8/2025) berlangsung meriah. Warga dari berbagai kalangan memadati lokasi acara untuk menyaksikan rangkaian kegiatan yang digelar sejak pagi hingga sore hari.
Ratusan anggota Pramuka Penegak dari berbagai pangkalan di Kabupaten Bojonegoro tampak sibuk mengumpulkan sampah. Tepatnya yang ada di sisi kiri Jembatan Glendeng yang membelah Bengawan Solo.
Di tepi Sungai Kalianyar dan sisi kiri Jembatan Glendeng yang membelah Bengawan Solo, ratusan anggota Pramuka Penegak dari berbagai pangkalan di Bojonegoro tampak sibuk mengumpulkan sampah. Di balik aktivitas sederhana ini, tersimpan pesan kuat tentang kepedulian terhadap lingkungan, seiring peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 dan Hari Pramuka ke-64.
Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPU SDA) Kabupaten Bojonegoro menargetkan pembangunan 7 embung baru dan rehabilitasi 17 embung pada tahun 2025. Program ini selaras dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang percepatan swasembada pangan, sekaligus mendukung program Quick Win Pemkab Bojonegoro melalui perjanjian kerja sama (PKS) desa.