Reporter: Rizki Nurdiansyah
blokBojonegoro.com - Pencairan oleh Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro dan lain-lain, dihentikan saat malam mulai tiba. Sebab, kondisi Bengawan Solo yang gelap menjadi salah satu faktor utamanya.
[Baca Juga: https://blokbojonegoro.com/2025/09/13/warga-jumok-ngraho-tenggelam-di-bengawan-desa-ngelo-pencairan-dilakukan-sar/]
Seperti diberitakan sebelumnya jika pencarian Agiar Fatir Ibrahim (15) warga Desa Jumok RT 11/RW 04 Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, yang dilaporkan tenggelam di sungai Bengawan Solo Sabtu (13/9/2025) siang, telah dilakukan sampai sore hari di lokasi kejadian di Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro.
Informasinya saat itu, Agiar bermain ke rumah teman di Desa Ngelo. Mereka bersama-sama berenang di aliran Sungai Bengawan Solo. Tiba-tiba ia menuju ke lokasi yang dalam dan terseret arus aliran sungai.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, Agus Purnomo menjelaskan, jika sejak mendapat laporan, Tim SAR gabungan, mulai BPBD Bojonegoro, Basarnas, Satpol PP dan kepolisian, langsung ke lokasi Desa Ngelo.
"Pencarian dihentikan dan dilanjut besok pagi," kata Agus.[riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published