Skip to main content

Category : Tag: Arah


Utusan Raja Demak Babat Alas Desa Duwel

Pasangan suami istri Nyai Qoriyah dan Windu Kuntoro merupakan utusan Raja Demak dimasa Hindu Budha memberikan perintah kepada sepasang pendekar gagah berani untuk membuka pemukiman dikawasan selatan Bojonegoro, saat ini tepat di Desa Duwel, Kecamatan Kedungadem, Jawa Timur.

Desa Nglumber: Jejak Bersejarah Pasukan Trunojoyo Mengejar Tumenggung Alap-alap

Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro merupakan sebuah kawasan yang kaya akan sejarah dan legenda, masih menyimpan jejak erat dengan peristiwa masa lalu yang melibatkan pasukan Trunojoyo yang mengejar Tumenggung Suro Alap-alap. Berdasarkan tutur sesepuh Desa Nglumber, Desa Nglumber menjadi tempat krusial dalam pengejaran Tumenggung Suro.

Sejarah Desa di Bojonegoro

Dulu Banyak Ikan yang Mati, Begini Asal Usul Desa Klepek

Desa Klepek merupakan salah satu dari 14 desa dan letak geografisnya terletak wilayah administrasi Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro. Desa Klepek adalah desa yang pada awal mulanya hanya terletak ditepian sungai pacal. Menurut cerita para sesepuh desa dijelaskan bahwa nama Desa Klepek diambil dari kata Iwak Ngelepek-ngelepek.

Sejarah Desa di Bojonegoro

Asal Usul Desa Glagahan, Pelarian Prajurit Kerajaan Mataram Sekitar Tahun 1700

Pada zaman dahulu kala setelah Kerajaan Mataram mengalami perpecahan karena adanya sebuah pemberontakan yang yang didukung oleh pihak penjajahan Belanda ( VOC) sekitar tahun 1700 an, seluruh laskar atau prajurit kerajaan Mataram yang masih setia pada Raja Mataram saat itu tidak menghendaki bersekutu dengan penjajahan Belanda ( VOC), melarikan diri mencari perlindungan di setiap pelosok-pelosok kampung.

Cerita Desa Sitiaji, Jadi Gelap saat Ada Belanda

Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur terdiri dari 28 kecamatan, 11 kelurahan, dan 419 desa. Dari ratusan desa itu memiliki nama yang unik, dan masing-masing punya cerita menarik yang sudah turun temurun diceritakan dari generasi ke generasi.

Cerita Desa Trate Diambil dari Nama Bunga

Konon zaman dahulu pedukuhan ini terdapat hutan belantara semasa kerajaan, hingga kemudian datang penjajahan Kolonial Belanda masih ditemukan hutan tersebut, akan tetapi banyak sekali bunga teratai di setiap sudut pedukuhan.

Ziarah Makam Pahlawan Dalam Rangka Menjelang HUT TNI Ke- 78

Menjelang Hari Ulang Tahun ( HUT), Tentara Nasional Indonesia ( TNI) yang ke 78 rombongan Kodim 0813 melakukan ziarah makam yang bertempat di Taman Makam Pahlawan ( TMP) Kusuma Bangsa, jalan Bojonegoro, Kecamatan Dander, Desa Ngumpakdalem.

Sejarah Desa di Bojonegoro

Perampok dan Brandal yang Mengacaukan Warga, 3 Desa Kecil jadi Bumirejo

Menurut legenda bahwa nama Bumirejo diambil dari Istilah bahasa Jawa, bahwa Bumi yang berarti sebuah tanah atau tempat tinggal bagi masyarakat, sedangkan Rejo diartikan tempat keramaian, sehingga bisa disimpulkan sejak dahulu kala memang Desa Bumirejo, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro telah digunakan sebagai muara perdagangan atau bisa dikatakan jalur perdagangan.

Sejarah Desa di Bojonegoro

Pemimpin Desa Bumirejo Dari Masa 1873

Dari waktu ke waktu, suatu periodesasi selalu berganti pejabat serta kebijakan, para pemerintah baik itu tingkat pusat, tingkat provinsi, tingkat kabupaten atau kota sampai tingkat desa. Meskipun ada yang lima tahun semisal dari presiden sampai bupati dan walikota, akan tetapi untuk Pemerintahan Desa memiliki masa jabatan satu periode itu selama 6 tahun oleh karena itu setiap desa pasti ganti dari jaman penjajahan hingga kini di masa orde reformasi, begitupula dengan Kepala Desa Bumirejo, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro selalu berganti dari masa ke masa.