Hujan Deras, 2 Rumah di Kauman Longsor
Hujan deras dengan intensitas tinggi pada Minggu (8/5/2022) malam kemarin yang mengguyur sebagian besar wilayah Bojonegoro, mengakibatkan bencana longsor di Desa Kauman, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro.
Hujan deras dengan intensitas tinggi pada Minggu (8/5/2022) malam kemarin yang mengguyur sebagian besar wilayah Bojonegoro, mengakibatkan bencana longsor di Desa Kauman, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro.
Sebuah gudang tembakau di Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro terbakar akibat tembakau yang sudah jadi atau krosok sudah saatnya membalik namun tidak dibalik, dan mengakibatkan panas yang kemudian membakar tembakau di sekitarnya, Sabtu (7/5/2022).
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berusaha melakukan penanganan stunting dengan melibatkan semua elemen, baik OPD, NGO, Akademisi, maupun Organisasi kemasyarakatan.
Masa tanam tembakau tahun ini diperkirakan tidak serempak. Sebab sejumlah petani di Kabupaten Bojonegoro, yang seharusnya sekitar bulan Juni lalu mulai menanam tembakau ternyata masih ada yang menanam padi maupun palawija.
Hujan deras yang mengguyur di wilayah Kabupaten Bojonegoro, beberapa hari terakhir ini mengakibatkan ratusan tanaman tembakau di Kecamatan Sukosewu tergenang air dan banyak yang mati.
Jadikan Bojonegoro sebagai sentra produksi penghasil tembakau, petani tembakau Desa Ngujung, Kecamatan Temayang mendapat bantuan bibit tembakau Jawa dari Pemkab Bojonegoro, Rabu (26/5/2021).
Para petani di lereng Gunung Pandan, Desa Bobol, Kecamtan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mulai membuat persemaian benih tembakau menjelang masa tanam tembakau tahun ini.
Kembali gudang oven tembakau, Senin (9/11/2020) malam terbakar. Kali ini gudang yang tebakar milik Mulyono warga Desa Ngadiluwih Kecamatan Ngasem.
Gudang tembakau milik Sukisno, yang berada di Desa Mojodeso Kecamatan Kapas, Jumat (6/11/2020) siang terbakar bahkan kebakaran tersebut sempat mengagetkan sejumlah karyawan yang tengah bekerja. Diduga kebakaran berawal dari daun tembakau yang belum kering dan masih ada api yang jatuh ke tumpukan tembakau yang kering dan akhirnya terjadilah kebakaran.
Dari belasan ribu hektare lahan tembakau di Kabupaten Bojonegoro, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, mencatat ada sebanyak 110 hektare lahan yang gagal panen. Tanaman tembakau milik petani tembakau, mati akibat hujan deras yang turun mengguyur di wilayah Kota Migas ini.