Mahasiswa STIT Mubo Gelar Gerakan Subuh Berjamaah, Warga Semenpinggir Terima Sembako Berkah

Reporter: M. Anang

blokBojonegoro.com - Suasana Masjid Taqwa Desa Semenpinggir, Kecamatan Kapas, terasa berbeda pada Ahad pagi, 8 Maret 2026. Kehadiran jamaah dari luar desa, yang didominasi kaum perempuan, menambah semarak salat Subuh berjamaah di masjid tersebut.

Mereka merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Bojonegoro yang menggelar kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah dan Sembako Berkah.

Kegiatan yang digagas Arinal Husnayain dan rekan-rekannya itu diawali dengan salat Subuh berjamaah, dilanjutkan kultum oleh Ketua STIT Muhammadiyah Bojonegoro, M. Arif Susanto, M.PdI, serta diakhiri dengan pembagian sembako gratis kepada jamaah.

Dalam ceramahnya, M. Arif Susanto mengingatkan bahwa puasa Ramadan merupakan sarana menuju ketakwaan. Karena itu, menurutnya, bulan suci ini perlu diisi dengan berbagai aktivitas yang dapat meningkatkan keimanan sekaligus kepedulian terhadap sesama. Ia juga menyampaikan bahwa Ramadan merupakan media untuk menempa diri agar menjadi pribadi utama yang berkualitas.

Sementara itu, Ketua Program Studi PIAUD STIT Muhammadiyah Bojonegoro, Sriyanti, M.PdI, menyebut kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan ini dapat berkontribusi dalam membangun kehidupan beragama dan memperkuat masyarakat.

Kehadiran para mahasiswa tersebut disambut hangat oleh warga. Wajah-wajah sumringah tampak dari para jamaah yang tidak menyangka akan menerima bingkisan sembako setelah salat Subuh berjamaah.

Ketua Takmir Masjid Taqwa, Kyai Shoim, mengaku terharu dengan kegiatan tersebut. Ia merasa masjidnya mendapat kehormatan menjadi lokasi kegiatan bakti sosial sekaligus dukungan dalam mengembangkan dakwah amar makruf nahi mungkar.

Kegiatan itu juga dihadiri Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Semenpinggir, Budi Utomo, serta Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah Semenpinggir, Nunuk Muzayanah, yang merupakan jamaah rutin di masjid tersebut.

Gerakan Subuh Berjamaah dan Sembako Berkah ini tampaknya menginspirasi kegiatan sosial lainnya di lingkungan STIT Muhammadiyah Bojonegoro. Mahasiswa dari program studi lain berencana menggelar kegiatan Takjil on the Road.

Perwakilan mahasiswa Prodi PAI, M. Anugrah Akbar, menyatakan bahwa kegiatan berbagi makanan dan minuman untuk berbuka puasa itu direncanakan berlangsung pada Ahad, 15 Maret 2026.

"Takjil on the road nanti dilakukan bareng-bareng," timpal Imam Bukhori, mahasiswa PBA.

Hal tersebut juga diamini Nazilatul Udzma Aulia, mahasiswa perwakilan PGMI. Ia menambahkan bahwa saat ini masih dibahas teknis pelaksanaannya, apakah dipusatkan di satu lokasi atau di tiga titik pintu masuk kota dari arah utara, timur, dan barat.

Para mahasiswa berharap kegiatan sosial seperti ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta terus dilestarikan pada setiap Ramadan.[feb/mad]