Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Wisuda Hafalan Nadhom Imriti dan Maqsud di Pondok Pesantren Sabilunnajah Simo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro mendapat apresiasi dari pengasuh KH. Anwar Zahid.

Acara Selasa (10/3/2026) malam begitu semarak. Banyak undangan hadir menyaksikan satu persatu santri yang diwisuda tampil ke atas panggung. Selain santri yang diwisuda, wali murid juga hadir menyaksikan anak-anak mereka berhasil menyelesaikan hafalan.

[Baca Juga: WISUDA NADHOM IMRITI DAN MAQSUD DI PONPES KH. ANWAR ZAHID https://www.blokbojonegoro.com/2026/03/10/ponpes-sabilunnajah-simo-asuhan-kh-anwar-zahid-gelar-wisuda-nadhom-imriti-dan-maqsud]

"Saya belum puas, dan belum benar-benar puas. Sebab, setelah ini pekerjaan ustadz adalah meluluskan santri untuk hafal Alfiyah Ibnu Malik," kata da'i kondang Abah Anza, panggilan akrab KH. Anwar Zahid.

Abah Anza berharap, target wisuda hafalan Alfiyah Ibnu Malik santri Ponpes Sabilunnajah Simo bisa secepatnya tercapai. 

Sebelumnya, ustadz pengampu Imriti dan Maqsud, Ust. Nur Habib mengatakan, ada 46 santri putra dan 39 putri yang lulus hafalan dan diwisuda.

"Semoga setelah diwisuda, anak-anak bisa terus menjaga hafalan dan mengamalkannya," tegasnya.

Sementara itu Ketua Yayasan Sabilunnajah Simo, Ust. Edy Subhan menambahkan, jika wisuda seperti ini terus dilakukan santri lulus hafalan Imriti dan Maqsud. 

Seperti diketahui, Nadhom Imriti dan Maqsud adalah dua kitab nadham (syair) bahasa Arab klasik yang populer di pesantren untuk mempelajari tata bahasa. Imriti (karya Syekh Syarafuddin Yahya) berfokus pada Nahwu (tata bahasa/i'rab), sedangkan Maqsud (karya Syaikh Ahmad bin Abdurrahim) fokus pada Sharaf (perubahan bentuk kata/tasrif) dengan 113 bait. [feb/mad]