Zamzam Amanah Wisata Bekali Jamaah Umroh dengan Manasik, Tekankan Ibadah dan Adab
Zamzam Amanah Wisata dalam kegiatan manasik umroh yang digelar di D’Konco Garden Coffee & Eatery, Bojonegoro (Foto: blokBojonegoro)

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Persiapan menuju Tanah Suci tidak hanya menyangkut pemahaman tata cara ibadah, tetapi juga kesiapan mental, spiritual, dan adab selama perjalanan. Hal itu menjadi perhatian Zamzam Amanah Wisata melalui kegiatan manasik umroh yang digelar di D’Konco Garden Coffee & Eatery, Bojonegoro, pada Jumat (23/10/2026).

Kegiatan ini menjadi pembekalan bagi calon jamaah agar memahami rangkaian ibadah umroh sesuai tuntunan syariat Islam. Selain aspek teknis, manasik juga diarahkan untuk membangun kesiapan jamaah supaya dapat menjalankan ibadah dengan tertib dan khusyuk.

Ketua Panitia, Teguh Ifandy, S.H., bersama penyelenggara memberikan pembekalan yang mencakup tiga materi utama. Materi pertama mengenai tata cara ibadah umroh, mulai dari syarat, rukun, dan sunnah hingga hal-hal yang diperbolehkan maupun dilarang selama berihram.

Materi kedua membahas akomodasi selama perjalanan, termasuk maskapai penerbangan, hotel di Makkah dan Madinah, serta fasilitas pendukung seperti kamar, restoran, lift, dan toilet. Sementara itu, materi ketiga menjelaskan agenda perjalanan, mulai dari keberangkatan, kegiatan selama di Tanah Suci, hingga kepulangan ke Tanah Air.

Zamzam Amanah Wisata juga menekankan pembinaan adab dan etika sebagai bagian penting dalam perjalanan ibadah.

"Jamaah diingatkan untuk meluruskan niat dengan ikhlas, mengikuti tuntunan sunnah Rasulullah SAW, serta menjaga sikap ketika berinteraksi dengan sesama jamaah dan menggunakan fasilitas umum," ungkapnya.

Pendekatan tersebut diharapkan membuat jamaah tidak hanya memahami tata cara ibadah dengan benar, tetapi juga mampu menjaga akhlak, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap orang lain. Dengan demikian, nilai-nilai positif selama umroh diharapkan tetap diterapkan setelah jamaah kembali ke Tanah Air.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat 15 jamaah dari tiga program keberangkatan. Rinciannya, sembilan jamaah untuk program November 2026, empat jamaah program Full Ramadan 1448 Hijriah, serta dua jamaah program awal musim pada Juni 2027.

Selain pembekalan melalui manasik, Zamzam Amanah Wisata menyampaikan bahwa pendampingan jamaah dilakukan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

"Layanan persiapan meliputi pengurusan dokumen perjalanan, pendampingan vaksinasi, pembagian perlengkapan ibadah, hingga pengaturan tiket penerbangan, hotel, dan bagasi," tandasnya.

Selama perjalanan, jamaah akan didampingi tour leader serta dibimbing muthowwif yang memahami tuntunan ibadah sesuai syariat Islam. Pendampingan tersebut ditujukan untuk membantu jamaah menjalankan rangkaian ibadah dengan lebih nyaman dan tenang.

Melalui manasik ini, Zamzam Amanah Wisata berharap calon jamaah memiliki bekal yang memadai, baik dari sisi pengetahuan ibadah maupun kesiapan menjaga adab selama berada di Tanah Suci. [feb/mad]