1.686 Siswa Adu Prestasi di OMI 2026 Kabupaten Bojonegoro
Kepala Kantor Kemenag Bojonegoro H. Amanulloh saat meninjau jalannya OMI 2026

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Bojonegoro tahun 2026 resmi digelar mulai hari ini, Senin 7 September 2026. Ajang kompetisi akademik tersebut diikuti sebanyak 1.686 peserta dari jenjang MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMA.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, H. Amanulloh, saat meninjau acara bersama Plt. Kasubag TU, Ali Mustofa dan Plt. Kasi Pendidikan Madrasah, Achmad Miftachus Solichin, didampingi Kepala MAN 1 Bojonegoro, Eko Supriyanto, mengatakan bahwa OMI menjadi salah satu upaya madrasah untuk meningkatkan kualitas sekaligus kuantitas pendidikan.

Menurutnya, capaian madrasah tidak cukup hanya dilihat dari sisi kuantitas. Melalui OMI, kualitas peserta didik dan lembaga pendidikan dapat dipetakan secara lebih terukur.

"Tidak hanya melihat kuantitas, tetapi kualitas melalui OMI akan terbaca dengan detail," ujar Amanulloh.

Ia menjelaskan, OMI menjadi bagian dari ikhtiar madrasah untuk terus meningkatkan prestasi dan menjadi yang terdepan. Hasil yang diraih peserta dalam ajang tersebut diharapkan dapat menjadi gambaran mengenai kualitas pendidikan di masing-masing madrasah.

"Ini bagian dari ikhtiar untuk melihat sebagai barometer pendidikan di madrasah," jelasnya.

Sementara itu, Plt. Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Bojonegoro, Achmad Miftachus Solichin, menjelaskan pelaksanaan OMI tingkat kabupaten berlangsung selama tiga hari, yakni 7–9 September 2026.

Pelaksanaan dibagi berdasarkan jenjang. Senin, 7 September diperuntukkan bagi jenjang MA/SMA, Selasa, 8 September untuk MTs/SMP, sedangkan Rabu, 9 September untuk jenjang MI/SD.

"Untuk hari pertama di MAN 1 dan MAN 2. Hari kedua ditambah MTs Abu Darrin. Sedangkan pelaksanaan hari ketiga juga berlangsung di MA Islamiyah At Tanwir," terang Mifta.

Pada jenjang MA/SMA, terdapat enam mata pelajaran yang dilombakan, yakni Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi, dengan total 428 peserta.

Sementara jenjang MTs/SMP diikuti 535 peserta untuk tiga mata pelajaran, yaitu Matematika, IPA, dan IPS. Adapun jenjang MI/SD diikuti 723 peserta untuk mata pelajaran Matematika dan IPAS.

Selain peserta dari madrasah, OMI tingkat Kabupaten Bojonegoro juga diikuti peserta dari sekolah umum. Pelaksanaan OMI tingkat kabupaten berlangsung di sejumlah titik lokasi (tilok), yakni MAN 1 Bojonegoro, MAN 2 Bojonegoro, MTs Abu Darrin, serta MA Islamiyah At Tanwir.

Peserta dari jenjang MA/SMA terbagi di MAN 1 sebanyak 236 peserta dan MAN 2 sebanyak 192 peserta. Untuk jenjang MTs/SMP, peserta tersebar di MAN 1 sebanyak 178 peserta, MAN 2 sebanyak 168 peserta, dan MTs Abu Darrin sebanyak 189 peserta.

Sedangkan peserta jenjang MI/SD tersebar di MAN 1 sebanyak 179 peserta, MAN 2 sebanyak 120 peserta, MTs Abu Darrin sebanyak 179 peserta, dan MA Islamiyah At Tanwir sebanyak 245 peserta.

Pelaksanaan OMI Kabupaten Bojonegoro sebelumnya diawali sosialisasi pada 21 Agustus 2026, pendaftaran pada 27 Agustus hingga 2 September, serta uji coba pada 4–6 September 2026.

Hasil OMI tingkat Kabupaten Bojonegoro dijadwalkan diumumkan pada 12 September 2026. Peserta terbaik selanjutnya akan mewakili Bojonegoro dalam OMI tingkat Provinsi Jawa Timur dan berpeluang melaju ke tingkat nasional.

Achmad berharap peserta asal Bojonegoro mampu menunjukkan prestasi terbaik pada setiap tahapan kompetisi.

"Harapannya nanti ada yang mewakili Bojonegoro di tingkat provinsi dan mudah-mudahan bisa sampai tingkat nasional," pungkasnya. [feb/mad]