Sopir Pikap Asal Madiun Meninggal Tabrak Truk di Bojonegoro
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian (Foto: istimewa)

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Babat, tepatnya di Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (19/8/2026) pagi. Seorang sopir pikap asal Madiun meninggal dunia setelah kendaraannya bertabrakan dengan truk.

Kecelakaan tersebut melibatkan mobil pikap bernomor polisi S 8103 JM yang dikemudikan Agus Dwi Dwi Mulyono (32), warga Desa Bambangan Lor RT 04 RW 02, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, dengan truk bernomor polisi S 8034 AL yang dikemudikan Slamet (60), warga Desa Sidoharjo RT 01 RW 02, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban.

Kapolsek Baureno, AKP M. Sholeh, membenarkan kejadian tersebut. Petugas saat ini masih melakukan proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian.

“Betul, ada kecelakaan Pikap dengan Truk. Bentar geh, ini masih proses evakuasi korban di Babat,” ungkap AKP M Sholeh.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.55 WIB. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), semula pikap yang membawa muatan minyak goreng bekas tersebut melaju dari arah barat atau Bojonegoro menuju timur atau Babat.

Sesampainya di lokasi kejadian, pikap diduga oleng ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk yang tidak bermuatan.

”Pikap saat sampai di TKP oleng ke kanan hingga masuk jalur berlawanan dan dari arah timur bersamaan ada truk tidak bermuatan. Karena jarak dekat tidak bisa terhindarkan adu banteng tabrakannya,” terangnya.

Benturan keras tak terhindarkan. Kecelakaan tersebut mengakibatkan sopir pikap meninggal dunia di lokasi kejadian.

Petugas Polsek Baureno bersama Satlantas Polres Bojonegoro kemudian melakukan evakuasi terhadap korban dan kendaraan yang terlibat. Korban meninggal dunia dibawa ke RSUD Karangkembang Babat.

Sementara itu, pengemudi truk mengalami luka berat. Slamet mengalami patah tulang paha kanan dan bahu kanan sehingga harus mendapat penanganan medis lebih lanjut.

“Kondisi korban sopir truk mengalami luka berat, patah tulang pahan kanan dan bahu kanan. Untuk perawatan lebih intensif korban dirujuk ke ke RSUD Bojonegoro,” pungkasnya.

Selain mengevakuasi kendaraan, petugas juga membersihkan tumpahan minyak goreng bekas yang berada di badan jalan. Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di jalur Bojonegoro-Babat kembali berjalan lancar dan tertib. [riz/mad]